BLORA, KYAIMENTERI.ID – SD Muhammadiyah Cepu, Kabupaten Blora, mengembangkan International Class Program (ICP) melalui kerja sama dengan Marshall Cavendish Education (MCE) dari Singapura. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan akademik dan bahasa Inggris siswa sejak dini tanpa meninggalkan karakter Islami dan budaya santun.
Kepala SD Muhammadiyah Cepu Bambang Supriyono mengatakan, ICP saat ini diterapkan pada siswa kelas I dan II. Pembelajaran bilingual atau dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, mulai digunakan pada mata pelajaran Matematika.
“Untuk saat ini, program ICP baru diterapkan di kelas I dan kelas II. Ke depan, semua pembelajaran akan diarahkan menggunakan bahasa Inggris,” ujar Bambang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026).
Pengembangan program dilakukan secara bertahap. Mulai tahun depan, sekolah merencanakan penerapan pembelajaran bilingual pada mata pelajaran Sains.
Dengan demikian, siswa diharapkan semakin terbiasa memahami materi akademik sekaligus mengasah kemampuan bahasa Inggris.
Alumni Institut Agama Islam Darussalam Ciamis ini menegaskan ICP menjadi salah satu upaya sekolah menghadirkan layanan pendidikan yang memiliki nilai tambah.
Sebagai sekolah swasta, SD Muhammadiyah Cepu perlu memiliki keunggulan dan ciri khas yang membedakannya dari sekolah lain.
“Namanya Muhammadiyah itu sekolah swasta, maka harus berbeda dengan sekolah negeri. Paling tidak, kita harus memiliki program yang lebih menarik dan unggul,” tegasnya.
Meski mengembangkan pembelajaran berorientasi internasional, sekolah tetap menempatkan pembentukan karakter sebagai bagian penting pendidikan.
Siswa diharapkan memiliki kemampuan akademik dan komunikasi yang baik, sekaligus berpegang pada nilai-nilai Islami dan budaya santun.
Bambang berharap, penerapan ICP dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah Cepu sekaligus menjadi daya tarik bagi orang tua dalam memilih sekolah bagi anak-anak mereka.









