Haedar Nashir Resmikan Gedung Baru Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Penulis: Nashiruddin Amin | Editor: Eko Budi Utomo
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir memotong pita sebagai tanda peresmian gedung baru Pondok Hajjah Nuriyyah Shabran, Sabtu (24/10/2026).

SOLO, KYAIMENTERI.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir meresmikan gedung baru Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (24/10/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-68 UMS dan upaya memperkuat sarana pendidikan serta kaderisasi Muhammadiyah.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Haedar Nashir menyampaikan bahwa kemajuan tidak diraih secara instan, melainkan melalui akumulasi berbagai faktor yang dikelola dan digerakkan secara bersama-sama.

“Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi peradaban, Muhammadiyah meneladani Nabi tidak hanya dari hal-hal kecil saja, tetapi akhlakul karimahnya dan akidahnya yang murni,” ujar Haedar.

Sementara itu, Fajar Riza Ul Haq menyoroti tradisi UMS dalam mengabadikan nama tokoh-tokoh penting sebagai nama gedung. Ia mencontohkan Auditorium Djazman Al-Kindi dan Gedung Buya Syafii Ma’arif yang menyimpan jejak sejarah sekaligus tradisi intelektual kampus.

“Bangunan itu merupakan fisik yang tak bernyawa. Namun, saat diberi nama, bangunan tersebut akan memiliki ruh dan jiwa. Yang berikutnya akan diresmikan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran, yang dulu saya pernah nyantri di sana selama empat tahun,” ungkap Fajar.

Menurut Fajar, perhatian UMS terhadap kaderisasi tercermin dari keberadaan Pondok Shabran. Lembaga tersebut secara historis dibangun oleh Djazman Al-Kindi sebagai bagian dari upaya membangun sistem kaderisasi Muhammadiyah.

Karena itu, gedung baru Pondok Shabran tidak hanya menjadi tambahan fasilitas pendidikan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap warisan perjuangan para pendahulu. Keberadaannya diharapkan memperkuat proses pembinaan kader dan menjaga kesinambungan gerakan Muhammadiyah.

Setelah rangkaian upacara Milad UMS selesai, Haedar, Fajar, dan rombongan rektorat UMS menuju Pondok Hajjah Nuriyah Shabran untuk mengikuti prosesi pemotongan pita sebagai tanda peresmian gedung baru. Prosesi tersebut dilakukan langsung oleh Haedar bersama jajaran rektorat UMS.

“Bangunan ini sudah diidam-idamkan. Karena itu, di waktu Zuhur ini, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, insyaallah Pondok Shabran berkah dan dilimpahi keberkahan oleh Allah,” kata Haedar saat meresmikan gedung tersebut.

Antusiasme menyambut peresmian terlihat sejak pagi. Para tamu undangan memadati lapangan Pondok Shabran Barat. Acara ini dihadiri seluruh mahasantri Shabran, masyarakat sekitar, serta pimpinan dan staf Pondok Hajjah Nuriyah Shabran.

Peresmian gedung baru tersebut diharapkan menunjang kegiatan pendidikan, pengembangan intelektual, dan pembinaan kader Muhammadiyah di lingkungan Pondok Hajjah Nuriyah Shabran.

Bagikan Tulisan Ini