SLEMAN, KYAIMENTERI.ID – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman tidak hanya dilakukan di sekolah. SMP Muhammadiyah 3 Mlati menggandeng orang tua untuk memperkuat pengawasan terhadap pergaulan dan karakter siswa.
Langkah itu dilakukan melalui Sosialisasi dan Penandatanganan Surat Pernyataan Wali Murid di musala sekolah, Jumat (4/9).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 tersebut diikuti pihak sekolah, wali murid, serta perwakilan siswa kelas VII hingga IX.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Mlati Yulia Rachmawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Sleman dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Fokusnya pada pencegahan kenakalan remaja, kekerasan, serta potensi paparan radikalisme.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik dan wali murid menandatangani Surat Pernyataan Komitmen Peserta Didik dan Orang Tua/Wali dalam Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, serta Radikalisme.
Menurut Yulia, pengawasan terhadap anak tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sekolah. Peran orang tua di rumah menjadi bagian penting karena waktu anak lebih banyak berada di luar lingkungan sekolah.
“Kalau di sekolah, para Bapak Ibu guru sudah memastikan itu. Pendidikan anak-anak kita kalau di sekolah itu tidak 24 jam. Maka perlu kerja sama dari pihak sekolah dengan Bapak Ibu di rumah,” ujar Yulia.
Selain penandatanganan komitmen, sekolah juga memfasilitasi izin dokumentasi untuk mendukung publikasi kegiatan positif siswa melalui media sosial resmi sekolah. Dokumen tersebut selanjutnya dihimpun sebagai arsip sekolah.
Yulia berharap komitmen bersama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah dapat memperkuat upaya pencegahan berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu perkembangan siswa.
“Kerja sama sekolah dan orang tua menjadi bagian penting untuk memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.









