SERANG, KYAIMENTERI.ID – Bakat anak sering kali hanya terlihat sebagai aktivitas pengisi waktu luang. Padahal, ketika mendapat ruang dan dukungan yang tepat, kemampuan tersebut bisa berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.
Hal itu dibuktikan Zhafira Luvi Aquina, siswi kelas VI SD Negeri 2 Kota Serang.
Zhafira berhasil meraih penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026 melalui kiprahnya di dunia modeling dan tari.
Penghargaan tersebut diterima Zhafira dalam malam penganugerahan Anak Indonesia Awards 2026 di Auditorium Abdulrahman Saleh, RRI Jakarta, Minggu (19/7/2026).
Bagi Zhafira, penghargaan itu bukan sekadar pencapaian, tetapi menjadi dorongan untuk terus berlatih dan mengembangkan minat yang selama ini ditekuninya.
“Alhamdulillah, semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkarya, khususnya di bidang modeling dan dance,” kata Zhafira, Sabtu (14/8/2026).
Sejak usia dini, Zhafira aktif mengembangkan kemampuannya di bidang seni.
Di bawah binaan Sanggar Rossy’s Entertainment, ia mengikuti berbagai kegiatan yang menjadi ruang untuk mengasah kepercayaan diri, kemampuan tampil, sekaligus kreativitas.
Perjalanan tersebut tidak selalu berhenti pada panggung pertunjukan.
Bagi Zhafira, proses latihan dan pengalaman tampil justru menjadi bagian penting dalam membentuk keberanian serta kedisiplinan.
Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Zhafira.
Kedua orang tuanya, Hepi Permata Hati dan Aas Arbi Syahrostani, berharap bakat yang dimiliki putrinya terus diarahkan secara positif tanpa mengesampingkan pendidikan formal.
Mereka ingin Zhafira tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang seni, budaya, serta dunia digital yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak saat ini.
Anugerah Anak Indonesia Awards 2026 menjadi salah satu ruang untuk memberikan penghargaan kepada anak-anak yang memiliki prestasi dan potensi di berbagai bidang.
Ajang yang digagas Yayasan Kreasi Cipta Muda Berkarya (KCMB) dengan dukungan Kementerian Kebudayaan tersebut memberikan apresiasi kepada anak-anak dari berbagai daerah.
Ketua Yayasan KCMB Ina Marlina Zulkarnain mengatakan, keberadaan penghargaan yang secara khusus memberikan ruang apresiasi bagi anak-anak masih terbatas.
Karena itu, Anak Indonesia Awards diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan sekaligus mendorong lebih banyak anak mengembangkan potensinya.
Menurutnya, penghargaan bukan hanya soal piala atau gelar, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap proses dan kerja keras anak dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Ke depan, ajang tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak daerah sehingga semakin banyak anak Indonesia yang memiliki kesempatan untuk memperlihatkan bakat dan prestasinya.









