BOJONEGORO, KYAIMENTERI.ID – Upaya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, mendekatkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja terus diperkuat. Memasuki tahun kedua pada 2026, program kelas industri yang dijalankan bersama PT Duta Cemerlang Motors Semarang kembali menjadi salah satu andalan sekolah dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan industri.Program tersebut sekaligus menempatkan SMK Negeri Kasiman sebagai satu-satunya sekolah di Kabupaten Bojonegoro yang menyelenggarakan kelas industri hasil kerja sama dengan produsen otomotif tersebut.
Ketika ditemui KyaiMenteri.id, Senin (10/8/2026) Wakil Kepala Sekolah SMKN Kasiman, Bambang Priyo Wahyu Utomo, mengatakan kelas industri ini dirancang sebagai kelas khusus yang pembelajarannya disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.
“Untuk kelas industri ini kami menggunakan Kurikulum Merdeka yang kemudian disinkronkan dengan kurikulum industri ini. Jadi pembelajaran di sekolah tidak hanya mengacu pada kurikulum pendidikan, tetapi juga menyesuaikan standar dan kebutuhan industri,” ujar Bambang.
Menurutnya, sinkronisasi kurikulum tersebut menjadi salah satu kekuatan program kelas industri. Murid tidak hanya mendapatkan materi yang bersifat umum, tetapi juga dibekali kompetensi yang relevan dengan teknologi, prosedur kerja dan kebutuhan industri otomotif.
Pola pembelajaran pun dibuat lebih banyak praktik dibandingkan teori. Komposisinya sekitar 70 persen praktik dan 30 persen teori. “Anak-anak lebih banyak praktik. Dengan begitu mereka bisa langsung mempraktikkan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja,” jelas pengampu mata pelajaran Teknik Pengelasan ini.
Ia menyebut kelas industri ini mendapat respons positif dari para siswa. Statusnya sebagai kelas khusus justru membuat peserta didik semakin antusias mengikuti pembelajaran. “Anak-anak sangat antusias. Mereka merasa mempunyai tujuan yang lebih jelas. Semangat belajarnya semakin bertambah,” ungkapnya.









