BANYUMAS, KYAIMENTERI.ID – Siswa SD Negeri 3 Sudagaran belajar budi daya dan ketahanan pangan melalui kegiatan Educational Tour di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini juga mengenalkan tugas petugas pemasyarakatan serta pentingnya kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak dini.
Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto, melalui Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto mengatakan, kunjungan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lingkungan Rutan dan kegiatan pembinaan di dalamnya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak kegiatan yang ada di Rutan, tugas petugas pemasyarakatan, serta pentingnya disiplin dan menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sigit.
Perwakilan pihak sekolah, Ahmad Nuari Zulkifli, mengapresiasi kesempatan yang diberikan Rutan Banyumas kepada siswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah.
“Kami berharap melalui kunjungan ini, anak-anak bisa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. Semoga apa yang mereka lihat dan pelajari hari ini bisa bermanfaat bagi mereka,” ungkap Ahmad.
Sebelum mengikuti tur edukasi, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai fungsi Rutan dan tugas petugas pemasyarakatan.
Materi tersebut juga mencakup pentingnya kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak usia dini.
Staf Pelayanan Tahanan Rutan Banyumas, Dwi Waluyo, menyampaikan edukasi mengenai program ketahanan pangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tur ke area bimbingan kemandirian.
Didampingi petugas dan peserta magang Rutan Banyumas, para siswa belajar mengambil telur ayam, memberi pakan ikan, serta memanen tomat, pakcoy, dan kangkung.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada proses pemeliharaan hewan dan budi daya tanaman serta cara menghasilkan bahan pangan melalui kegiatan sederhana.
Setelah tur edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking dan ditutup dengan makan bersama antara siswa, guru, dan pegawai Rutan Banyumas.
Melalui kegiatan ini, Rutan Banyumas berharap siswa dapat memahami fungsi pemasyarakatan, mengenal pentingnya ketahanan pangan, serta menumbuhkan sikap disiplin dan kepatuhan terhadap aturan dalam kehidupan sehari-hari. (*)









