SMPN 40 Makassar Kembangkan Urban Farming sebagai Media Edukasi Siswa

Penulis: Tony Muhammad | Editor: Syaifudin
Kepala SMPN 40 Makassar, Nurhadiawati bersama rombongan Bunda PAUD Kota Makassar, Bunda PAUD Kecamatan Rappocini, Sekcam Rappocini, Lurah Minasa Upa, Ketua RW 13, Ketua RT, para ketua RW/RT se-Minasa Upa, Ketua Komite Sekolah, serta pengurus Kelompok Tani Spenpul, datang ke sekolah. (Foto: istimewa)

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mengembangkan pertanian perkotaan yang produktif dan ramah lingkungan.

Lokasi urban farming berada di samping gedung sekolah. Tampak siswa-siswi ikut bersama-sama misalnya pemanfaatan barang bekas, menggunakan botol plastik, pipa, atau galon air mineral bekas sebagai media tanam hidroponik maupun pot gantung.

Selain itu, ada penanaman tanaman produktif seperti menanam sayuran cepat panen (seperti kangkung, pakcoy, dan bayam), tanaman obat keluarga (toga), atau cabai.

Ada juga siswa lain yang mengelola sampah organik dari lingkungan sekolah atau sisa makanan kantin menjadi pupuk kompos untuk menyuburkan tanaman.

Sedangkan perawatan tanaman lainnya terlihat ketika siswa secara bergantian menyiram, memupuk, mengamati pertumbuhan, hingga ada yang memanen hasil tanaman mereka, untuk disajikan bagi tamu yang datang. (*)

 

Bagikan Tulisan Ini