Dari Takalar hingga Puncak Tidore, 480 SPPG Diaktivasi untuk Pemerataan MBG

Penulis: 
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, berbincang akrab dengan murid-murid penerima manfaat program MBG di wilayah 3T- Foto: Humas BGN

Ia juga menekankan pentingnya integritas dan tata kelola yang baik agar Program MBG dapat berjalan maksimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menyampaikan apresiasi kepada BGN dan Pemerintah Pusat atas penetapan Talaga Puncak sebagai salah satu titik pelayanan MBG.

Kehadiran SPPG di wilayah yang relatif jauh dari pusat kota dinilai menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses.

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap perluasan pelayanan MBG dapat terus dilakukan secara bertahap sehingga wilayah-wilayah lain yang memiliki tantangan serupa juga dapat memperoleh pelayanan pemenuhan gizi yang semakin baik.

Peresmian SPPG 3T Rum Talaga sekaligus menegaskan bahwa pemerataan Program MBG tidak semata-mata diukur berdasarkan besarnya jumlah penerima manfaat.

Kondisi geografis, keterjangkauan pelayanan, keamanan distribusi, dan pemenuhan hak masyarakat terhadap gizi yang berkualitas menjadi pertimbangan penting dalam pelaksanaan program.

Melalui penguatan SPPG di wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi, BGN terus mendorong hadirnya pelayanan pemenuhan gizi yang semakin merata di seluruh Indonesia.

Dari puncak Gunung Tidore, SPPG 3T Rum Talaga menjadi wujud bahwa tantangan geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan gizi yang aman, berkualitas, dan berkeadilan. (*)

 

Bagikan Tulisan Ini