Kondisi ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pemahaman masyarakat dan juga pemanfaatan syariah.
Ajang Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 mencatatkan lonjakan partisipasi yang signifikan dari generasi muda.
Pada gelaran ISFO 2026, total peserta tercatat mencapai 11.952 orang, tumbuh sebesar 15,3% dari tahun 2025 yang berada di angka 10.367 peserta.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (KE PEPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dicky Kartikoyono mengungkapkan, antusiasme tinggi peserta ISFO mencerminkan makin kuatnya literasi serta inklusi keuangan syariah di kalangan pelajar, mahasiswa, hingga wirausaha muda di seluruh Indonesia.
“Bagi saya, bagi OJK, ini bukan sekadar angka, tapi lebih menunjukkan betapa sebenarnya animo dari adik-adik sekalian untuk belajar, menguji kemampuan, ikut terlibat, kemudian yang pasti adalah ikut terus melakukan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan keuangan syariah,” ujar Dicky. (*)









