MAKASSAR, KYAIMENTERI.ID — Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar Lomba Keterampilan Agama (LOKETA) tingkat sekolah dasar (SD) yang membawa pesan pencegahan perundungan atau bullying.
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Shaifullah Rusmin mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi panggung bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan keagamaan, tetapi juga membawa pesan penting pencegahan perundungan.
“Kegiatan ini juga diarahkan untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkuat kebersamaan antar peserta didik,” kata dia di Makassar, Minggu (11/10/2026).
Shaifullah mengapresiasi LOKETA sebagai wadah bagi siswa untuk memperlihatkan kemampuan, kreativitas, dan bakat di bidang Pendidikan Agama Islam.
Melalui kegiatan tersebut, kampanye antiperundungan diharapkan tumbuh seiring dengan penanaman nilai agama dan pembentukan karakter di lingkungan sekolah.
Selain menjadi ajang perlombaan, LOKETA diharapkan membuka ruang interaksi positif antarsiswa dari sekolah yang sama maupun berbeda.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi murid untuk saling mengenal, menghargai perbedaan, dan membangun sikap saling menghormati.
ia mengingatkan bahwa pencegahan perundungan di sekolah tidak bisa hanya dibebankan kepada guru atau pihak sekolah.









