BSANP Sulsel Visitasi Akreditasi di SD Inpres Andi Tonro

Penulis: Tony Muhammad | Editor: Syaifudin
Tim asesor BAN-PDM Sulsel bersama murid dan guru, staf sekolah ketika melakukan visitasi akreditasi di UPT SPF SD Inpres Andi Tonro, Kota Makassar. (Foto: dok.istimewa).

MAKASSAR, KYAIMENTERI.ID – Badan Standar dan Akreditasi Nasional Pendidikan (BSANP) Kemendikdasmen Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), melakukan visitasi akreditasi di UPT SPF SD Inpres Andi Tonro, Kota Makassar, Kamis (10/9/2026).

Ketua tim asesor BSANP Sulsel, Ita Rostia Ichsan, S.Pd M.Pd bersama Reny Astuti Latif, S.Pd M.Pd mengatakan, visitasi ini untuk melaksanakan asesmen, verifikasi, serta evaluasi eksternal demi menjamin dan meningkatkan mutu layanan pendidikan.

“Mengecek langsung kondisi sekolah di lapangan, mencocokkan, dan mengevaluasi kesesuaian data atau dokumen yang telah diunggah sekolah,” kata Ita di Makassar.

Ita menjelaskan, sejumlah aspek menjadi perhatian mulai penyambutan, penampilan siswa, lingkungan sekolah hingga proses pembelajaran.

“Setelah itu ada persembahan dari anak-anak. Ada pramuka dan beberapa kegiatan lainnya,” ujar Ita.

Ia mengungkapkan,  kebersihan sekolah menjadi salah satu hal yang cukup menonjol. Kondisi lingkungan sekolah juga dinilai sudah baik.

Selanjutnya, tim melakukan observasi pembelajaran. Tim melihat bagaimana cara mengajar guru, interaksinya dengan anak didik, dengan kepala sekolah, serta bagaimana pelibatan antar guru.

“Alhamdulillah semua sudah berjalan dengan baik,” kata Ita.

Selain pembelajaran, aktivitas peserta didik turut menjadi perhatian, misalnya siswa SD Inpres Andi Tonro disebut aktif mengikuti berbagai perlombaan.

“Apakah ada yang mendapatkan juara,” ujarnya.

Tim juga menilai komunikasi antara kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan berjalan baik. Bagaimana pengambilan keputusan disebut dilakukan melalui pembahasan bersama.

“Kepala sekolah tidak bekerja sendiri, tapi memanggil guru-gurunya. Mereka berembuk, setelah itu baru dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan,” ujarnya.

Asesor juga menilai pentingnya akreditasi untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan. Hasil akreditasi juga dapat menjadi pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah.

“Salah satunya mungkin sebagai daya tarik untuk orang tua. Apalagi orang tua yang pemerhati pendidikan, mereka pasti melihat grade-nya dulu,” kata dia.

Kepala SD Inpres Andi Tonro Makassar, Hj. Rosnaeni, S.Pd., M.Pd mengatakan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan.

“Setelah ada jadwal akreditasi, kami melakukan pembenahan pada fasilitas. Item-item yang perlu dimunculkan dalam 14 indikator itu kami benahi satu demi satu,” jelasnya.

Menurutnya, persiapan tidak hanya menyangkut kondisi fisik sekolah. Kebersihan, struktur organisasi, proses pembelajaran, dokumen hingga kegiatan peningkatan prestasi siswa turut diperhatikan.

Ia mengatakan, tim asesor juga melakukan pemantauan kondisi sarana dan prasarana sekolah (kebersihan, keamanan, ketersediaan fasilitas belajar).

Juga suasana atau iklim psikologis dan sosial di lingkungan sekolah yang kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

Ada pula sesi tanya jawab terbuka dengan kepala sekolah terkait kepemimpinan dan manajemen.

Juga diskusi dengan pendidik dan tenaga kependidikan mengenai pelaksanaan kurikulum.

Masukan dari perwakilan orang tua/wali murid, komite, atau tokoh masyarakat untuk menilai peran serta lingkungan luar sekolah.

“Kami mengharapkan penilaian yang objektif, transparan, serta umpan balik yang konstruktif dari Tim asesor,” ujar Rosnaeni. (*)

 

Bagikan Tulisan Ini