SUMBAWA BARAT, KYAIMENTERI.ID – Sebanyak 136 regu dari jenjang SMP dan SMA se-Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) unjuk kebolehan pada ajang Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu (GJTW) yang digelar oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) KSB, Selasa (8/9/2026).
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Disparpora KSB, Rizki Syahputra merinci, untuk jenjang SMP terdiri dari 101 regu dengan rincian dari 51 regu putra dan 50 regu putri. Sementara jenjang SMA terdiri dari 35 regu dengan rincian 16 regu putra dan 19 regu putri,
“Jadi total keduanya mencapai 136 regu yang turun ke jalan pada hari ke dua pelaksanaan lomba,” kata Rizki kepada wartawan.
Lomba GJTW telah berjalan sejak Senin (7/9/2026) untuk kategori SD sederajat. Kegiatan akan berakhir pada Kamis (10/9/2026) untuk kategori masyarakat umum dan instansi.
“Pemenang akan diumumkan satu minggu setelah kegiatan. Pengumunan dan pembagian hadiah rencananya akan diberikam langsung oleh Bupati pada saat Apel Syukur,” bebernya.
Di sisi lain, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah mengaku senang melihat semangat para murid yang turun langsung di lapangan untuk mengikuti lomba. Bupati berharap, Lomba GJTW menjadi ajang melatih kekompakan dan disiplin bagi para murid.
“Saya sangat gembira melihat antusiasme dari seluruh peserta. Untuk seluruh peserta, jaga kekompakan dan kedisiplinan selama lomba,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Bupati turut berpesan kepada seluruh guru pendamping untuk selalu mengawasi murid-muridnya selama perlombaan berlangsung. “Kepada anak-anakku, harap jaga ketertiban sepanjang perjalanan. Untuk guru perhatikan kesehatan dan keselamatan peserta selama lomba,” tegasnya.

Di antara ratusan regu yang ambil bagian dari berbagai sekolah se-KSB, SMPN 2 Seteluk menjadi salah satu sekolah yang mengirimkan kontingen dengan persiapan yang cukup matang.
Guru pendamping dari SMPN 2 Seteluk, Doni Ardiansyah mengaku, sesi latihan untuk murid-muridnya sudah berjalan sebulan sebelum perlombaan. Bahkan untuk sesi latihan tambahan, lanjut Doni, juga dilaksanakan setelah pulang sekolah.
“Ada 22 murid untuk kategori putra dan 22 murid untuk kategori putri. Persiapan sudah jauh-jauh hari, kami sudah latihan sejak sebulan yang lalu. Untuk latihan kita ambil di sela waktu jam sekolah, kadang kita tambah di waktu sore setelah pulang,” akunya.
Doni menjelaskan, seleksi peserta di SMPN 2 Seteluk sangat mempertimbangkan kondisi fisik demi menunjang performa selama lomba berlangsung. “Untuk peserta yang kami pilih yang pertama fisik, seperti kekuatan dan tinggi badan. Itu juga strategi biar menang,” tuturnya.
Doni berharap, dengan persiapan yang panjang dan strategi yang matang, SMPN 2 Seteluk dapat keluar sebagai juara tahun ini. “Semoga bisa juara, itu aja,” tutupnya.
Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu merupakan kegiatan rutin tahunan Pemerintah KSB melalui Disparpora yang masuk dalam rangkaian perayaan HUT RI dan Hari Lahir (Harlah) daerah. Selain untuk memeriahkan hari besar tersebut, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal. (*)









