Bantuan ini mempertemukan pelayanan kebutuhan dasar dengan pemeriksaan kesehatan bagi warga.
Andi Wijaya yang hadir mewakili Baitulmaal Muamalat sekaligus pemilik Bank Sampah dan Apotek Amanah, mendorong pembentukan kelompok siaga bencana hingga tingkat desa atau RW.
Menurut Andi, kesiapsiagaan di lingkungan tempat tinggal diperlukan agar warga dapat mengantisipasi kebakaran sebelum meluas.
Kelompok siaga bencana diharapkan membantu masyarakat mengurangi risiko kerugian harta maupun korban jiwa.
Ketua PDM Palembang, Mawangir, mengingatkan bahwa tindakan manusia turut menyebabkan kerusakan lingkungan dan bencana.
Karena itu, tanggung jawab menjaga lingkungan perlu berjalan bersama kepedulian terhadap sesama.
Ia memandang penyaluran air bersih dan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kebaikan kemanusiaan.
Melalui kegiatan tersebut, Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah berupaya menjawab kebutuhan yang langsung dirasakan masyarakat.
Ketua PWNA Sumatra Selatan, menegaskan komitmen Nasyiatul Aisyiyah untuk terus mendorong aksi lingkungan dan kemanusiaan melalui PADINA, singkatan dari Peduli Amal dan Dakwah Insani Nasyiatul Aisyiyah.
Program ini menjadi sarana untuk menjalankan dakwah melalui pelayanan masyarakat, termasuk membantu warga yang menghadapi kesulitan air bersih dan dampak kebakaran lahan. (*)









