MATARAM, KYAIMENTERI.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAN 1 Kota Mataram.
Dua murid terbaik sekolah ini berhasil menembus ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2026 dan dipastikan akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tingkat nasional.
Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Kelulusan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 4 Agustus 2026.
Para peserta telah melalui rangkaian seleksi berjenjang yang berlangsung secara ketat mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
Dua murid yang berhasil mengukir prestasi tersebut adalah Putu Shaira Puspa Maharani, yang lolos pada bidang Kebumian, serta Calvin Mario Santoso, yang meraih tiket ke tingkat nasional pada bidang Matematika.
Jadi Bukti Kapasitas Akademik
Keberhasilan keduanya menembus OSN tingkat nasional menjadi bukti kapasitas akademik murid SMAN 1 Kota Mataram dalam bersaing di ajang sains paling bergengsi di Indonesia, setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat dan kompetitif.
Kepala SMAN 1 Mataram, Burhanudin mengatakan, pihak sekolah sangat memprioritaskan kompetisi OSN ini sebagai perlombaan yang setiap tahun diikuti. Sebab SMAN 1 Mataram selalu mengirim murid tiap tahun untuk berkompetisi di level nasional
“Kami tiap tahun selalu mengirim murid terbaik kami untuk OSN ini. Oleh karena itu kami selalu mempersiapkan murid kami dengan sebaik mungkin,” ungkap Burhanudin.
Guru Terbaik Dampingi Murid
Menurut dia, guru-guru terbaik diundang untuk mendampingi murid yang sedang mempersiapkan keikutsertaanya dalam berbagai kompetisi termasuk OSN ini.
Burhanudin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas capaian kedua muridnya.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras para murid yang dipadukan dengan komitmen sekolah dalam menciptakan budaya akademik yang unggul.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilan Putu Shaira Puspa Maharani dan Calvin Mario Santoso yang berhasil lolos ke Olimpiade Sains Nasional Tahun 2026,”jelasnya.
Buah dari Proses Panjang
Menurut dia, capaian ini bukanlah hasil yang diperoleh secara instan, melainkan buah dari proses panjang, kerja keras, disiplin, ketekunan belajar. Juga pendampingan intensif dari para guru pembimbing.
“Atas nama keluarga besar SMAN 1 Kota Mataram, saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua murid beserta para guru yang telah mendampingi mereka hingga mencapai prestasi ini.” lanjut burhanudin
Burhanudin menambahkan, sekolah menargetkan raihan medali emas pada OSN 2026. Menurutnya, target tersebut realistis mengingat capaian yang berhasil diraih pada tahun sebelumnya.
Targetkan Medali Emas
“Kami menargetkan medali emas pada OSN tahun ini. Tahun lalu, murid kami berhasil meraih medali perak. Capaian itu menjadi modal sekaligus motivasi bagi kami untuk meningkatkan prestasi. Dengan persiapan yang lebih matang dan kerja keras seluruh tim, kami optimistis tahun ini bisa membawa pulang medali emas,” imbuhnya.
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 akan mempertemukan sekitar 900 peserta didik terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia yang telah lolos melalui seleksi berjenjang.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, para peserta akan bersaing pada sembilan bidang ilmu, mulai dari Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, hingga Geografi.
Setiap bidang diikuti oleh sekitar 100 peserta, sehingga persaingan dipastikan berlangsung sangat ketat karena seluruh peserta merupakan siswa-siswa terbaik hasil seleksi dari daerah masing-masing. (*)









