Keluarkan 1.653 Sekolah, BGN Perluas MBG ke Wilayah 3T dan Daerah dengan Stunting Tinggi

Penulis: 
Kepala BGN Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar. – Foto: Dok. BGN

JAKARTA, KYAIMENTERI.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) perluas sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke satuan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta daerah dengan angka stunting tinggi.

Kebijakan tersebut menyusul keluarnya 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG. Sekolah-sekolah tersebut merupakan satuan pendidikan bertaraf internasional yang dinilai telah mandiri secara finansial dan tidak bergantung pada Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan perluasan MBG dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan pemetaan satuan pendidikan yang belum mendapat layanan.

“Prioritas kami tentu saja adalah sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang berada di wilayah 3T, terdepan, terluar, dan tertinggal, serta wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan tinggi sekali,” ujar Sudaryono dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (10/9/2026) yang dikutip kyaimenteri.id

Maluku dan Papua menjadi salah satu perhatian utama. Berdasarkan pendataan BGN, masih terdapat sekitar 15 ribu satuan pendidikan di kedua wilayah tersebut yang belum terlayani MBG.

Selain kedua wilayah tersebut, perluasan juga menyasar daerah 3T lain dan wilayah dengan angka stunting tinggi yang tersebar di berbagai daerah.

Untuk mendukung perluasan layanan, BGN akan membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah prioritas. Namun, pembukaan SPPG tidak dilakukan serentak. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan masing-masing daerah.

“Kami akan segera membuka SPPG, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, di tempat-tempat prioritas tadi secara bertahap dan terukur,” kata Sudaryono.

Menurut dia, perluasan layanan harus tetap diimbangi dengan pengelolaan program yang aman, efisien, dan tepat sasaran. Karena itu, kesiapan lapangan menjadi pertimbangan dalam pembukaan dapur SPPG.

Bagikan Tulisan Ini