Hari Literasi Internasional, IPM-HW SMK Muhammadiyah 2 Cepu Gelar Aksi Baca Buku Bersama

Penulis: Gunawan Trihantoro | Editor: Syaifudin
IPM dan HW SMK Muhammadiyah 2 Cepu menggelar kegiatan literasi dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional 2026, Selasa, (8/9/2026).

BLORA, KYAIMENTERI.ID – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMK Muhammadiyah 2 Cepu bersama Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Qabilah SMK Muhammadiyah 2 Cepu menggelar kegiatan literasi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional 2026.

Kegiatan bertema “Literasi untuk Masyarakat, Planet, dan Kemakmuran” tersebut, berlangsung Selasa (8/92026).

Acara yang digelar di Pojok Baca Warung Pindah Ngopi Cepu dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan dirancang sebagai ruang belajar bagi pelajar untuk membangun budaya membaca sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berdiskusi, dan menyampaikan gagasan.

Ketua panitia, Vella Zakia Octavia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga membangun keberanian pelajar dalam mengolah dan menyampaikan informasi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga memahami informasi, berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan berani mengomunikasikan gagasan,” kata Vella.

Menurutnya, pengalaman membaca yang dilanjutkan dengan diskusi dan presentasi, dapat membantu peserta mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Sang Surya, Mars IPM, dan Mars HW.

Peserta kemudian mengikuti pemaparan materi literasi, membaca buku bersama, dan berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi serta mengembangkan gagasan dari bacaan.

Hasil diskusi, selanjutnya dipresentasikan oleh peserta. Tahapan ini memberikan pengalaman kepada pelajar untuk memahami isi bacaan, menyusun pendapat, dan menyampaikan gagasan secara sistematis.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Cepu, Zaenal Arifin, S.Ag., MM., menyambut baik kegiatan yang digagas oleh IPM dan HW tersebut.

“Budaya literasi merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kompetensi pelajar. Karena itu, kami mendukung kegiatan yang mendorong siswa untuk membaca, berpikir kritis, bekerja sama, serta mampu menyampaikan gagasan secara santun dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Zaenal menilai gerakan literasi perlu dikembangkan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan pelajar.

Dengan demikian, membaca tidak berhenti sebagai aktivitas akademik, tetapi menjadi kebiasaan yang membentuk cara berpikir.

Selain meningkatkan minat baca, kegiatan tersebut bertujuan melatih keberanian dan kemampuan public speaking peserta.

Literasi dipraktikkan melalui proses membaca, berdiskusi, menulis ulasan, hingga mempresentasikan hasil pemikiran.

Menurutnya, kegiatan juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, solidaritas, dan kerja sama antar kader.

Pendekatan kolaboratif tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter pelajar yang komunikatif dan bertanggung jawab.

Dalam konteks pendidikan, literasi memiliki cakupan yang lebih luas daripada kemampuan membaca dan menulis.

Literasi juga berkaitan dengan kemampuan memahami informasi, menilai kebenaran informasi, serta menggunakannya secara bijak.

Kemampuan tersebut semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital.

Pelajar membutuhkan kecakapan literasi agar mampu membedakan informasi yang dapat dipercaya, memahami konteks, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

Karena itu, kegiatan literasi yang melibatkan membaca, diskusi, dan presentasi menjadi bentuk pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Kegiatan ditutup dengan fun game dan penyerahan hadiah. Suasana edukatif yang dikemas secara menyenangkan diharapkan membuat literasi semakin dekat dengan kehidupan pelajar. (*)

Bagikan Tulisan Ini