YOGYAKARTA, KYAIMENTERI.ID – Program revitalisasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong penguatan fasilitas praktik seni di SMKN 1 Kasihan (SMKI Yogyakarta).
Program yang direalisasikan tahun ini difokuskan pada penguatan sarana dan prasarana praktik seni. Sejumlah fasilitas diperbarui untuk menunjang proses pembelajaran dan kegiatan praktik siswa.
Pengajar SMKI Yogyakarta, Trias Setyo Putro, S.Pd.I., mengatakan program revitalisasi tahun ini mencakup penambahan dan perawatan instrumen gamelan Jawa maupun Bali, pengadaan kostum tari, serta renovasi studio rekaman.
Jika mengacu pada kebutuhan tahunan sekolah, realisasi program revitalisasi tersebut telah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen dari total kebutuhan yang diajukan sekolah setiap tahunnya.
Dukungan tersebut mulai dirasakan dalam proses belajar mengajar. Kelengkapan instrumen pertunjukan yang lebih memadai turut meningkatkan kualitas praktik seni, terutama dalam menyesuaikan kualitas bunyi gending dengan kebutuhan para pengrawit di sekolah.
Meski demikian, sekolah masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan fasilitas. Salah satunya berkaitan dengan perawatan atau maintenance sarana yang telah tersedia.
Trias mengatakan sebagian peserta didik masih belum sepenuhnya memiliki kesadaran untuk ikut merawat fasilitas inventaris sekolah secara bersama-sama.
“Sebagian peserta didik memanfaatkan fasilitas baru, tetapi belum sepenuhnya memiliki kesadaran untuk ikut ‘ngrumat’ atau merawat barang-barang inventaris tersebut secara bersama-sama,” kata Trias, Senin (10/8/2026).









