PURWOKERTO, KYAIMENTERI.ID – Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menggelar Festival Bulan Bahasa dan Literasi 2026 melalui beragam kegiatan di jenjang sekolah menengah hingga pendidikan anak usia dini. Seminar literasi bersama sastrawan Ahmad Tohari berlangsung pada Selasa (20/10/2026), sedangkan kegiatan Bulan Bahasa untuk kelompok bermain (KB) dan taman kanak-kanak (TK) dijadwalkan pada 26–28 Oktober 2026.
Kepala SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Abna Syakhbana, menekankan bahwa budaya literasi perlu dikembangkan tidak hanya melalui kebiasaan membaca, tetapi juga dengan mendorong siswa dan guru menghasilkan karya tulis.
Kehadiran Ahmad Tohari, penulis novel Ronggeng Dukuh Paruk, diharapkan dapat menginspirasi peserta untuk mengembangkan kreativitas dan menuangkan gagasan melalui tulisan.
“Seminar tersebut juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal proses kreatif seorang sastrawan,” ujarnya
Seminar bertajuk The Power of Words: Seni Merangkai Kata Versi Ahmad Tohari diselenggarakan SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto di Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.
Kegiatan ini diikuti siswa kelas X, XI, dan XII serta dirangkai dengan peluncuran enam buku karya siswa dan guru.
Enam buku yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut yakni Sketsa Rasa di Balik Loker Sekolah, Etalase Cerita di Balik Jendela Kelas, Blakasuta: Cablaka Sajroning Carita, Romantika Takwa, Melankolia Semesta, dan Mengubah Alasan Menjadi Jawaban.
Acara juga diisi dengan sesi penandatanganan buku bersama Ahmad Tohari.
Sementara itu, KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto akan menggelar Bulan Bahasa bertema “Merajut Kebersamaan dalam Kata, Suara, dan Warna” pada 26–28 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan siswa dari 13 kelas melalui program Ayah Bunda Bercerita dan Jelajah Pos Bahasa.
Kepala KB dan TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Agustina Dwi Andriani, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dirancang untuk mengenalkan bahasa dan literasi kepada anak melalui aktivitas yang menyenangkan.
Selain menumbuhkan minat terhadap cerita dan buku, kegiatan tersebut diarahkan untuk melatih keberanian anak berkomunikasi sekaligus mengembangkan kreativitas mereka.
Berbagai aktivitas telah disiapkan, antara lain membaca puisi, Doodle Art Bulan Bahasa, menyusun huruf, pesan berantai, memasangkan Lego huruf, dan permainan Mystery Box.
Sebanyak 13 orang tua terpilih juga dijadwalkan menjadi pembaca cerita tamu di kelas masing-masing.
Penanggung jawab kegiatan, Suci Wulandari, menyoroti pentingnya kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
Keterlibatan keluarga diharapkan dapat memperkuat kebiasaan membaca sekaligus mendukung perkembangan kemampuan berbahasa anak.
Melalui Festival Bulan Bahasa dan Literasi 2026, Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto berupaya membangun budaya literasi secara berkelanjutan melalui kegiatan yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan peserta didik. (*)









