PALEMBANG, KYAIMENTERI.ID — Warga perumahan di kawasan Sematang Borang Ujung, Palembang, kesulitan memperoleh air bersih karena aliran PDAM hanya menyala dua hari dalam seminggu, masing-masing sekitar dua jam.
Ketua lingkungan perumahan, Susanto, menyampaikan kondisi tersebut saat Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Palembang bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Palembang menyalurkan bantuan air bersih, Minggu (25/10/2026).
“Di sekitar perumahan juga terjadi kebakaran, terutama di lahan kosong yang belum dimanfaatkan. Untung saja api tidak sampai membakar rumah warga,” kata Susanto.
Ia menambahkan, aliran PDAM juga hanya menyala dua hari dalam seminggu, sehingga makin mempersulit warga memperoleh air bersih.
“Di sini air PAM hanya mengalir sekitar dua jam, itu pun tidak setiap hari. Dalam seminggu mungkin hanya dua hari,” jelasnya.
Dampak kekeringan dan kebakaran, memang tidak hanya dirasakan masyarakat di kawasan hutan dan lahan basah.
Warga perumahan di Palembang, juga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Salah satunya adalah warga Sematang Borang.
Ketua PDNA Palembang, Anicca, menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan Bank Sampah Amanah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Selain air bersih, kegiatan ini menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian obat melalui tim apoteker Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sumatra Selatan.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan Baitulmaal Muamalat, Bank Sampah Amanah, dan Apotek Amanah.









