MAKASSAR, KYAIMENTERI.ID – Siswi kelas VI, SD Al-Qur’an Wahdah Islamiyah 02 Makassar, Sulawesi Selatan, Nafeesa Azra Salsabila Diwanto, mencatatkan namanya sebagai atlet cilik berprestasi. Ia menyabet tiga medali dalam Lomba Panahan Tradisional Forkot Makassar 2026 di halaman Masjid Agung 45 Makassar, Minggu (18/10/2026).
Pembimbing Nafeesa, Coach Nurhalisah dari klub panahan Cheng Hoo Archery School mengatakan, Nafeesa sudah cukup berpengalaman dalam pengikuti sejumlah kompetisi. Nafeesa hanya perlu mematangkan kebiasaan berlatih yang terarah.
“Pihak sekolah hanya memberi ruang bagi Nafeesa untuk mengembangkan potensi bakat tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai pelajar,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Dalam menghadapi setiap kompetisi, Nafeesa tidak sekadar menyiapkan busur dan anak panah. Ia selalu menyelaraskan rutinitas latihan fisik dengan pendekatan spiritual dan mental sebelum memasuki lapangan pertandingan.
“Sebelum lomba, tak lupa menjaga salat, murojaah hafalan Al-Qur’an, dan melatih fokus pernapasan. Coach juga mengarahkan memperbanyak latihan teknik rilis agar bidikan tetap konsisten,” kata Nafeesa menceritakan rahasia suksesnya.
Dalam menghadapi Forkot Makassar 2026, Nafeesa melakoni latihan intensif bersama Cheng Hoo Archery School seusai jam sekolah.
Ia menghabiskan waktu sekitar dua jam setiap hari sepulang sekolah, serta menambah durasi latihan hingga tiga jam pada akhir pekan.
Konsistensi tersebut mengasah penguasaan teknik, ketenangan, serta ketepatan bidikan Nafeesa saat berada di bawah tekanan kompetisi.
Nafeesa menyadari, keberhasilan ini lahir dari dukungan kolektif orang-orang terdekatnya.
Sinergi antara keluarga, pelatih, dan pihak sekolah menjadi landasan utama menjaga keseimbangan akademik dan kegiatan olahraga.
“Orang tua selalu setia mengantar, menjemput, dan mendoakan Nafeesa,” ujarnya.









