MAMASA, KYAIMENTERI.ID – SMA Negeri 1 Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) kedatangan tamu dari staf Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar (Polman), Kamis (1/10/2026).
Kunjungan melalui kegiatan Immigration Goes to School tersebut memberikan edukasi kepada siswa mengenai peran dan fungsi keimigrasian, prosedur pelayanan paspor, serta tata cara keluar-masuk wilayah Indonesia.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi agen informasi di lingkungan masing-masing terkait keimigrasian,” ujar Kepala SMAN 1 Mambi, Nasmawati, Jumat (2/10/2026).
Nasmawati mengatakan, kegiatan Immigration Goes to School di SMA Negeri 1 Mambi Kabupaten Mamasa merupakan kunjungan sekaligus edukasi dan kerja sama pihak Imigrasi Polman dengan SMA 1 Mambi yang sudah berjalan selama ini.
“Semoga kerja sama ini dapat berkesinambungan ke depannya,” katanya.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Polman, Hendra Saputra, menyebut pentingnya pemahaman keimigrasian yang benar sejak dini.
“Urusan keimigrasian tidak hanya soal paspor, tetapi juga menyangkut kedaulatan negara dan perlindungan masyarakat. Generasi muda harus tahu bahwa layanan keimigrasian kini semakin mudah diakses, cepat, dan berbasis teknologi,” jelasnya.
Dalam sesi pemaparan, tim Kanim Polman menjelaskan berbagai layanan keimigrasian yang dapat diakses masyarakat.
Di antaranya pelayanan paspor, visa dan izin tinggal, pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian, serta fasilitas layanan di Kantor Imigrasi Polewali Mandar yang semakin mudah dan transparan.
“Kami juga mengenalkan peluang studi dan karier kepada para siswa dan guru mengenai Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) sebagai sekolah kedinasan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI,” katanya.
Acara berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab dari kalangan siswa seputar dunia keimigrasian. Tim juga memberikan quiz game dan ice breaking untuk lebih menghidupkan suasana diskusi. (*)









