Guru dan Karyawan AUM Bobotsari Bentuk Forum untuk Perkuat Sinergi Pendidikan

Penulis: K Hayat | Editor: Eko Budi Utomo
Guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Bobotsari mengikuti kegiatan yang digelar Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Bobotsari. Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Cabang Bobotsari dibentuk untuk memperkuat komunikasi dan pengembangan kompetensi pendidik.

PURBALINGGA,KYAIMENTERI.ID – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bobotsari mendorong penguatan komunikasi dan kompetensi guru melalui Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Cabang Bobotsari.

Ketua PCM Bobotsari Mafudi mengatakan FGM diharapkan menjadi ruang bagi guru untuk bertukar pengalaman, gagasan, dan praktik pembelajaran. Forum tersebut juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah.

Menurut dia, sinergi antarguru dan AUM diperlukan agar pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Bobotsari dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Kami ingin seluruh guru dan karyawan Muhammadiyah dapat bergerak bersama untuk memajukan pendidikan Muhammadiyah,” kata Mafudi, Sabtu (26/9/2026).

Forum tersebut ditetapkan setelah Pengajian Guru dan Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Bobotsari di Gedung Kesenian SMK Muhammadiyah Bobotsari,

Kegiatan diikuti 146 guru dan karyawan AUM se-Kecamatan Bobotsari.

FGM juga disiapkan sebagai wadah pengembangan kompetensi. Guru dapat memanfaatkan forum tersebut untuk berdiskusi mengenai pembelajaran, berbagi pengalaman, serta membangun kolaborasi antarsatuan pendidikan.

Mafudi berharap keberadaan FGM membuat komunikasi antarguru semakin terarah dan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi.

“Harapannya, kita tidak berjalan sendiri-sendiri. Semua AUM dan para pendidiknya bisa saling menguatkan,” ujarnya.

Sebelum penetapan formatur FGM, para guru dan karyawan mengikuti pengajian dengan pemateri Wakil Rektor III Institut Teknologi Bisnis Muhammadiyah Purbalingga (ITBMP) Agus Triyanto.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Bobotsari membangun kebersamaan sekaligus mendorong pengembangan sumber daya pendidik di lingkungan AUM.

Keberadaan FGM diharapkan dapat menjadi ruang berkelanjutan bagi guru Muhammadiyah untuk meningkatkan kapasitas, memperluas kolaborasi, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Bobotsari.

Bagikan Tulisan Ini