REMBANG, KYAIMENTERI.ID – Atena Hekmata Mellatena, murid SMP Alam Nurul Furqon Mlagen Pamotan Rembang, menyabet Juara 1 Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Jenjang Kelas 8 Tingkat Kabupaten Rembang Tahun 2026, Rabu (16/09/2026).
Mellatena berhasil mencatatkan skor total 93,5, terdiri dari pilihan ganda biasa 71,00 dan PG kompleks 22,50. Mellatena juga unggul dalam efisiensi waktu pengerjaan, yaitu 39 menit 8 detik dari total waktu yang disediakan.
”Perasaan bangga, itu pasti. Lebih dari itu, kami sangat senang melihat Santri-Murid kami, tanpa terkecuali Ananda Mellatena, menikmati setiap proses berolimpiade ini. Karena ini pun kali pertama ada kompetisi setara olimpiade dalam mapel nonsains, yaitu PAI,” ujar Kepala SMP Alam Nurul Furqon Mlagen Pamotan Rembang, Tri Rahayu.
Persaingan kompetisi sangat ketat. Muhammad Azka Maulana dari SMPN 1 Kragan meraih posisi Juara 2 dengan skor total sama, 93,5. Namun, Mellatena berhak atas posisi Juara 1 karena unggul dalam durasi pengerjaan soal. Posisi Juara 3 diraih oleh Naufal Ahza Shidqi dari SMPN 2 Rembang yang mengumpulkan total skor 90,5.
Tri Rahayu menjelaskan, semangat juang para santri-murid dilandasi oleh pengalaman masa lalu yang menjadi pemicu motivasi. Tahun lalu, mereka sempat meraih Juara Harapan 3 pada ajang LCC MAPSI SMP Tingkat Kabupaten Rembang.
”Sejak awal belajar dan bimbingan, mereka selalu memperlihatkan wajah dan aura antusias penuh semangat. Karena inilah yang mereka nantikan sejak lama. Tahun lalu mereka sempat gagal, sehingga saatnya mereka berjuang sekuat tenaga untuk memperoleh kemenangan. Antusiasme itu sudah menjadi poin plus yang kami tangkap, bahwa menikmati proses berarti mereka siap menjadi pemenang,” ungkapnya.
Tri Rahayu juga menyoroti kedisiplinan serta dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Mellatena, baik sebelum maupun saat pelaksanaan kompetisi. Mellatena dikenal sangat menghargai waktu dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas sekolahnya.
”Ananda Mellatena menjadi Santri-Murid yang paling awal datang ke Labkom untuk bersiap melaksanakan olimpiade bersama keempat kawannya. Bahkan saat ada kelas dan ia perlu izin bimbingan, Ananda tetap menyempatkan bertanya materi yang tertinggal kepada temannya dan mengumpulkan tugas terlebih dahulu sebelum bergabung dengan pembimbing,” jelasnya.
Tidak hanya fokus di Olimpiade PAI, Mellatena juga tengah bersiap menghadapi ajang perlombaan lain pada September 2026 ini, seperti LCC MAPSI dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).
”Itulah yang kami potret dari sikap dan semangat Ananda Mellatena. Sekali lagi selamat. Kami yakin, keberhasilan paripurna perdana ini adalah hadiah indah atas kerja keras dan dedikasi semua pihak yang luar biasa. Terima kasih juga atas dukungan penuh segenap Guru Mulia dan Santri-Murid Planet Nufo. Prestasi ini milik kita semua. Semoga prestasi SMP Alam Nurul Furqon makin tumbuh dan berkembang dengan baik. Mari tetap semangat dan terus berusaha,” imbuh Tri Rahayu. (*)









