65 Personel Marching Band Gema Mujahidin Siap Semarakkan ETK Kwarda Jateng 2026 di Banyumas

Penulis: 
Marching Band Gema Mujahidin MTs Negeri Banyumas bersiap tampil memeriahkan rangkaian Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026. [foto/kusworo]

BANYUMAS, KYAIMENTERI.ID — Sebanyak 65 personel Marching Band Gema Mujahidin bersiap menghidupkan suasana Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2026 di wilayah Banyumas.

Tim yang seluruh anggotanya merupakan Pramuka Penggalang MTs Negeri Banyumas tersebut dijadwalkan tampil dalam rangkaian ETK pada Minggu (6/9/2026).

Marching Band Gema Mujahidin akan tampil setelah prosesi timbang terima ETK dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Desa Silado, Kecamatan Sumbang, Banyumas.

Dengan kekuatan 65 personel, grup marching band tersebut telah menjalani latihan intensif untuk mempersiapkan penampilan yang energik, atraktif, dan kompak di sepanjang jalur ETK.

Marching Band Gema Mujahidin berada di bawah pimpinan Gita Pati Jenie. Sementara tiga mayoret, yakni Evelyna Santika Putri, Lina Septiana, dan Della Octavia, akan menjadi ujung tombak penampilan.

Kepala MTs Negeri Banyumas sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Sudir mengatakan keikutsertaan Marching Band Gema Mujahidin merupakan bentuk dukungan madrasah terhadap Gerakan Pramuka, khususnya pelaksanaan ETK Kwarda Jawa Tengah 2026.

Menurut Sudir, keterlibatan para peserta didik dalam kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, kekompakan, hingga keterampilan bermusik.

“Anak-anak sudah kami persiapkan untuk memberikan penampilan terbaik. Kami ingin kehadiran Marching Band Gema Mujahidin ikut menyemarakkan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026,” ujar Sudir.

Persiapan para personel turut mendapat pembinaan dari Musthofa Nur, Rina Handayani Hanifah, dan Yeni Saras Susrintia.

Sementara penguatan teknik permainan alat musik dan musikalitas dilakukan bersama tim pelatih Sudiyanto dan kawan-kawan dari satuan Korps Musik Ajudan Jenderal Korem (Korsik Ajenrem) 701 Wijaya Kusuma.

Latihan intensif terus dilakukan untuk memastikan seluruh personel mampu tampil maksimal ketika berada di jalur ETK. Tidak hanya kemampuan memainkan alat musik, kekompakan barisan, gerakan, hingga atraksi juga terus dimatangkan.

Sudir mengatakan, seluruh personel menunjukkan semangat tinggi selama menjalani proses persiapan. Mereka tidak hanya dituntut menguasai alat musik, tetapi juga membawa nama madrasah dan semangat Pramuka dalam setiap penampilan.

“Dengan latihan yang terus digenjot, 65 personel Gema Mujahidin kini siap turun ke jalur ETK. Tak sekadar membawa musik dan atraksi, mereka juga membawa semangat madrasah dan Pramuka untuk menyambut perjalanan Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026,” katanya.

Penampilan Marching Band Gema Mujahidin diharapkan menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian perjalanan Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah di wilayah Banyumas.

Lantunan musik dan atraksi yang dimainkan para pelajar tersebut juga diharapkan dapat menjadi hiburan bagi masyarakat yang menyaksikan langsung kegiatan di sepanjang jalur estafet.

Bagi MTs Negeri Banyumas, keikutsertaan dalam ETK bukan sekadar agenda seremonial. Kehadiran para anggota Pramuka Penggalang melalui Marching Band Gema Mujahidin menjadi bagian dari upaya madrasah menanamkan nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian tampil di ruang publik.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Gema Mujahidin optimistis mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus ikut menghidupkan suasana Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026 di wilayah Sumbang, Banyumas. (*)

Bagikan Tulisan Ini