MAKASSAR, KYAIMENTERI.ID – Ratusan kepala sekolah tingkat SD dan SMP di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pengembangan kompetensi di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, 7-9 September 2026.
Sekretaris Disdik Kota Makassar, Noptiadi S mengatakan, Bimtek tersebut membahas penguatan kemampuan manajerial dan kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikan, termasuk strategi transformasi digital di sekolah.
“Pengembangan kompetensi yang terfokus pada penguatan, peningkatan mutu dan kemampuan manajerial kepemimpinan di satuan pendidikan serta strategi transformasi digital di sekolah,” katanya di Makassar, Jumat (11/9/2026).
Menurut Noptiadi, salah satu materi yang dibahas berkaitan dengan kompetensi pedagogik kepala sekolah, terutama kemampuan menilai dan mengukur proses pembelajaran di kelas.
“Berkaitan langsung dengan kemampuan kepala sekolah dalam menilai dan mengukur proses pembelajaran di kelas,” katanya.
Pembekalan kemudian dilanjutkan 10 September 2026 dengan materi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan penguatan karakter antikorupsi.
Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kota Makassar bersama Lembaga Fasilitasi Management Pemerintahan Daerah (LFMPD).
Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Antikorupsi (KMAK) Sulselbar, Djusman AR, menyampaikan materi mengenai integritas dan karakter antikorupsi bagi insan pendidikan.
“Pendidikan membutuhkan penguatan karakter anti korupsi secara berkelanjutan bagi guru dan kepala sekolah,” ujarnya.
Djusman menyebut, kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan dan tidak serakah sebagai nilai yang perlu ditanamkan dalam lingkungan pendidikan.
Pada sesi lainnya, Plt Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Farida Patittingi, memberikan materi mengenai disiplin dan karakter positif sebagai bagian dari upaya mencegah penyimpangan.
Sementara itu, Widyaprada Ahli Utama di Direktorat Sekolah Dasar Kemendakmen, Abdul Halim Muharram, membahas kebijakan pelaksanaan TKA.
Materi mencakup implementasi, karakteristik dan bentuk soal TKA, serta strategi pembelajaran dan pendampingan peserta didik.
Koordinator Pengawas (Korwas) Dinas Pendidikan Kota Makassar, Thamrin Paelori, membahas literasi, numerasi dan kemampuan berpikir yang berkaitan dengan persiapan peserta didik menghadapi TKA.
Salah seorang peserta Bimtek, Kepala UPTD SPF SD Inpres Buttatianang II, Hafsah AM mengatakan, kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan dari pakar pendidikan dan praktisi kepemimpinan.
“Kami menerima banyak masukan di Bimtek ini karena dibekali pengetahuan dari kalangan pakar pendidikan profesional dan praktisi leadership, dengan berbagai latar belakang keilmuan,” katanya. (*)









