Busana Era 1970-an Meriahkan Milad ke-71 SMUHI Pekajangan, Siswa Tampil di Atas Catwalk

Penulis: K Hayat | Editor: Budi Supriyantoro
Sejumlah siswa mengikuti acara peragaan busana bergaya era 1970-an di atas catwalk dalam rangka memeriahkan Milad ke-71 SMA Muhammadiyah 1 (SMUHI) Pekajangan pada Rabu (2/9/2026). [foto/ist.]

PEKALONGAN, KYAIMENTERI.ID — Puluhan siswa SMA Muhammadiyah 1 (SMUHI) Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, menyulap halaman sekolah menjadi panggung catwalk. Mengenakan busana bergaya era 1970-an, mereka tampil penuh percaya diri untuk memeriahkan Milad ke-71 sekolah, Rabu (2/9/2026).

Beragam penampilan ditunjukkan para siswa. Perwakilan dari sejumlah kelas tampil berpasangan dengan mengenakan pakaian bernuansa tahun 1970-an yang dipadukan aksesori dan gaya rambut khas zamannya.

Diiringi musik, para peserta berjalan menyusuri catwalk yang digelar di halaman sekolah. Sebagian tampil elegan, sementara peserta lainnya sengaja menghadirkan gaya unik yang mengundang gelak tawa penonton.

Sorakan dan tepuk tangan pun terdengar sepanjang acara. Setiap peserta berusaha menunjukkan kreativitas terbaik di hadapan para siswa dan guru.

Salah satu peserta, Amir Maliki Al-Habsyi atau biasa disapa Malik ini, mengatakan persiapan mengikuti peragaan busana dilakukan selama sekitar dua minggu. Sementara latihan secara intensif dilakukan selama tiga hari.

“Temanya tahun 1970. Persiapannya sekitar dua minggu,” ujar Malik.

Teman satu timnya, Chesya Aprillia Putri, mengatakan kostum yang digunakan diperoleh dengan dua cara. Sebagian disewa, sedangkan beberapa bagian lainnya dibuat sendiri.

Menurut Chesya, konsep busana era 1970-an dipilih karena dianggap unik dan berbeda dari peserta lainnya.

“Unik, terus kita yakin belum ada yang pakai kayak gini,” kata Chesya.

Bagi Chesya, peragaan busana tersebut bukan sekadar ajang menampilkan kostum. Kegiatan itu juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus membangun kepercayaan diri.

“Menurutku acara ini bisa mengasah keterampilan juga, biar kita makin percaya diri,” jelasnya.

Peragaan busana menjadi salah satu rangkaian Milad ke-71 SMUHI Pekajangan. Selain catwalk, sekolah juga menggelar berbagai kegiatan seni serta lomba antarkelas dan lomba yang melibatkan siswa SMP/MTs.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan, Amilah, mengatakan rangkaian kegiatan milad telah dimulai sejak 31 Agustus 2026.

Dalam lomba antarkelas, para siswa diberi ruang untuk menunjukkan beragam talenta, mulai dari seni, olah vokal hingga seni peran. Sementara itu, lomba antarsekolah SMP/MTs juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad.

“Di tanggal 31 Agustus kita ada kegiatan lomba antarkelas. Kemudian ada lomba juga dengan antar-SMP/MTs. Ketika lomba antarkelas juga luar biasa, anak-anak menunjukkan bakat dan talenta mereka di bidang seni, olah vokal maupun seni peran,” jelas Amilah.

Menurut Amilah, Milad ke-71 tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peresmian meeting room dan ruang kepala sekolah. Keberadaan ruang yang representatif untuk berbagai kegiatan rapat tersebut telah lama menjadi cita-cita pihak sekolah.

“Untuk memiliki ruang yang representatif untuk kegiatan rapat-rapat memang sudah menjadi cita-cita kami lama. Alhamdulillah untuk tahun ini bisa terealisasi,” katanya.

Pembangunan fasilitas tersebut juga mendapat dukungan dari para alumni. Amilah menyebut pendanaan pembangunan meeting room berasal dari alumni SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan.

Ia berharap fasilitas baru itu dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus pelayanan sekolah.

“Harapan kami ke depan, SMA Muhammadiyah lebih maju lagi. Ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kualitas pelayanan, maupun lulusan kami agar ke depan lebih baik lagi,” ujarnya.

Amilah juga berharap hubungan sekolah dan alumni semakin erat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem yang saling menguatkan antara sekolah, alumni, dan para siswa.

“Kami berharap alumni-alumni kami juga bisa berkolaborasi lebih erat lagi, sehingga menjadi ekosistem yang saling menguatkan antara keluarga besar SMA Muhammadiyah dengan alumni maupun anak-anak didik kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Alumni SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan (HIASMAMA), Rudy Effendi, menegaskan komitmen alumni untuk terus mendukung dan bersinergi dalam pengembangan berbagai program sekolah.

Menurut Rudy, perkembangan SMUHI dalam beberapa tahun terakhir cukup menggembirakan. Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya jumlah rombongan belajar.

“Alhamdulillah SMUHI ada perkembangan, biasanya satu angkatan empat kelas sekarang tujuh kelas. Kami alumni bersinergi dengan SMUHI untuk meningkatkan kerja sama program-program yang ada, semoga lebih maju lagi,” tegas Rudy (*)

Bagikan Tulisan Ini