NIAS UTARA, KYAIMENTERI.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses listrik dan konektivitas internet bagi sekolah-sekolah yang belum terjangkau di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran perangkat Starlink dan bantuan infrastruktur pendidikan bagi sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara, guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di daerah terpencil.
“Sekolah yang belum ada internet, saya bilang kita sambung internet, yang belum ada listrik kita sambung listrik,” ujar Menteri Abdul Mu’ti di SDN 077279 Siofabanua, Kabupaten Nias Utara, Sumut, Jumat (19/6).
Menteri Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa berbagai dukungan tersebut telah direalisasikan oleh tim Kemendikdasmen di lapangan sebelum kunjungan kerjanya dilakukan.
“Dan ternyata Alhamdulillah, semua sudah ditunaikan oleh tim dari Kemendikdasmen, sudah hadir di sini sebelum saya tiba di Kabupaten Nias Utara ini,” lanjut Kyai Menteri ini.
Penyediaan infrastruktur tersebut direalisasikan melalui beberapa skema bantuan. Untuk akses internet, Kemendikdasmen menyalurkan perangkat Starlink bagi empat SD dan tujuh SMP di Kabupaten Nias Utara yang belum memiliki jaringan internet. Selain itu, sebagai dukungan peningkatan mutu pendidikan, diberikan juga bantuan masing-masing sebesar Rp25 juta untuk instalasi listrik dan internet, yang dialokasikan untuk enam SD dan satu SMP.

Sementara itu, Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu menyampaikan apresiasi atas kunjungan Mendikdasmen yang membawa dampak langsung bagi peningkatan akses pendidikan di daerahnya.
“Kedatangan Bapak Menteri, membawa banyak oleh-oleh untuk kita di Kabupaten Nias Utara. Mungkin termasuk Starlink bagi SD dan SMP yang belum ada jaringan internet selama ini, maka itu sudah bisa dipastikan, dapat internet,” ujar Amizaro.
Ia juga menegaskan bahwa sejumlah sekolah di wilayahnya kini telah mendapatkan akses internet serta dukungan listrik yang sebelumnya belum tersedia.
“Begitu juga beberapa sekolah yang selama ini belum ada jaringan listrik, maka kehadiran Bapak Menteri saat ini jaringan listrik diganti dengan lampu LED (Light Emitting Diode) dan sejenisnya yang sudah ada di Kab. Nias Utara,” lanjutnya.
Melalui adanya dukungan tersebut, Kemendikdasmen menegaskan bahwa pemenuhan listrik dan akses internet menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di wilayah 3T agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih merata, berkualitas, dan berkeadilan. (*)









