Resmikan 26 Sekolah Hasil Revitalisasi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Pamekasan Jadi Kota Pendidikan

Penulis: 
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan 26 sekolah hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025 jenjang TK hingga SMP di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (25/5).

PAMEKASAN, KYAIMENTERI.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan 26 sekolah hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025 jenjang TK hingga SMP di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (25/5).

Abdul Mu’ti menegaskan, Kemendikdasmen terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satunya melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Menurut Mu’ti, secara keseluruhan, tahun 2025 Kabupaten Pamekasan mendapatkan bantuan revitalisasi untuk 38 sekolah, meliputi 9 PAUD, 8 SD, 9 SMP, 5 SMA, 5 SMK, 1 SLB, dan 1 PKBM.

Total bantuan lebih dari Rp27 miliar. Mu’ti berharap hasil revitalisasi itu membawa semangat untuk membangun Kabupaten Pamekasan sebagai kota pendidikan. “Semoga hasil revitalisasi ini membawa semangat untuk membangun Kabupaten Pamekasan sebagai kota pendidikan di wilayah Jawa Timur. Dan juga mendorong peningkatan SDM berkualitas guna memajukan Kabupaten Pamekasan,” ujar Mendikdasmen.

Selain meresmikan sekolah hasil revitalisasi, Menteri Mu’ti memberikan apresiasi kepada SDN Jalmak 1 yang telah mengimplementasikan Trigatra Bangun Bahasa. Piagam penghargaan ini secara langsung diserahkan kepada Bupati Pamekasan dan pihak sekolah.

Hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan, memang terus membawa dampak positif kepada para penerima manfaat program di seluruh wilayah Indonesia, termasuk bagi SDN Jalmak 1 Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Gedung SDN Jalmak 1 kini lebih kokoh dan menjadi rujukan gelaran festival pendidikan di tingkat Kabupaten Pamekasan. Kepala SDN Jalmak 1 Pamekasan, Nardin memaparkan, sebelum adanya revitalisasi, sekolahnya mengalami tingkat kerusakan lebih dari 50 persen.

Ia sangat bersyukur di tahun 2025 sekolahnya terpilih menjadi penerima revitalisasi dan mendapatkan alokasi rehabilitasi untuk 7 ruang kelas, 1 ruang UKS, serta pembangunan 2 unit toilet, dengan total anggaran lebih dari Rp1,2 miliar.

“Setelah direvitalisasi, kini sekolah kami menjadi rujukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan untuk gelaran acara pendidikan seperti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Kini pembelajaran di SDN Jalmak 1 menjadi lebih nyaman untuk semua warga sekolah,” jelas Nardin.

Dampak positif akan revitalisasi juga turut dirasakan oleh Tegar Saputra Erfendi, murid kelas 6 SDN Jalmak 1. Pada acara ini, ia mendapatkan hadiah dari Menteri Abdul Mu’ti karena berhasil menyebutkan Pancasila secara lengkap.

Tegar juga mengaku senang setelah sekolahnya direvitalisasi. “Senang sekali sekarang ruang kelas sekolah saya jadi lebih bagus dan membuat kegiatan belajar kami menjadi lebih fokus. Di sekolah kami juga sudah dapat Makan Bergizi Gratis (MBG), kami semua makan dengan tertib dan tidak berebut satu sama lain,” kata Tegar.

Pemprov Jawa Timur Beri Apresiasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan, turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang telah memberi dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan dan semangat belajar murid di wilayah Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Pamekasan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai mengatakan, selama ini, banyak sekolah di Jawa Timur yang belum pernah mendapatkan sentuhan perbaikan maupun pengembangan fasilitas pendidikan.

Dengan adanya revitalisasi, kini warga sekolah merasakan hasil nyata pembangunan ruang kelas, perbaikan gedung sekolah, pembangunan unit toilet, laboratorium dan sebagainya.

“Peningkatan fasilitas pendidikan ini sangat sejalan dengan upaya peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran. Tentunya, hasil revitalisasi membuat aktivitas murid di sekolah semakin meningkat, termasuk pada pengembangan prestasi akademik maupun keterampilan vokasi,” ungkap Aries.

Selain itu, dampak revitalisasi juga terlihat pada peningkatan prestasi murid seperti ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS). Beberapa sekolah di daerah yang sebelumnya belum pernah meraih prestasi, kini berhasil menjadi juara di tingkat provinsi, bahkan mewakili Jawa Timur di tingkat nasional.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semoga program revitalisasi dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh wilayah secara merata. Sehingga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperkuat daya saing pendidikan di Jawa Timur,” papar Aries.

Bagikan Tulisan Ini