BANYUMAS, KYAIMENTERI.ID — Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2026 memasuki wilayah Kecamatan Kebasen, Banyumas Rabu (02/9/2026).
Momentum tersebut menjadi bagian dari perjalanan Tunas Kelapa dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Cilacap menuju Kwarcab Banyumas yang akan dilanjutkan melalui dua etape pada 4 September 2026.
Prosesi timbang terima ETK dijadwalkan berlangsung di Halaman SPPG Cindaga, Kebasen. Kwartir Ranting (Kwarran) Kebasen mendapat amanah untuk meneruskan perjalanan Tunas Kelapa sebelum estafet dilanjutkan menuju wilayah berikutnya.
Menghadapi momentum tersebut, Kwarran Kebasen telah mematangkan berbagai persiapan, mulai dari personel pembawa dan pengawal Tunas Kelapa hingga koordinasi jalur dan penyambutan bersama pemerintah serta masyarakat.
Jadi Bentuk Kebersamaan
Ketua Kwarran Kebasen, Warsono mengatakan, dua etape yang melintasi wilayah Kebasen melibatkan sejumlah pangkalan Pramuka.
Keterlibatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan sekaligus upaya memastikan perjalanan ETK berjalan lancar.
“Untuk etape pertama, petugas berasal dari anggota Pramuka SMK Negeri Kebasen, SMK Widyatama, SMP Negeri 1 Kebasen dan MTs Kalisalak,” kata Warsono.
Etape pertama akan dimulai dari SPPG Cindaga menuju Lapangan Desa Tumiyang. Setelah tiba di Tumiyang, Tunas Kelapa akan kembali diteruskan pada etape kedua menuju Lapangan Patikraja.
Kawal Hingga Batas Etape
Untuk etape kedua, personel disiapkan dari SMA Andalusia, MA Andalusia, SMP Negeri 2 Kebasen dan SMP Negeri 3 Kebasen.
Para anggota Pramuka dari sejumlah pangkalan tersebut akan membawa sekaligus mengawal perjalanan Tunas Kelapa hingga batas etape yang telah ditentukan.
Warsono mengatakan, kesiapan ETK tidak hanya berkaitan dengan personel. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa juga dilakukan untuk memastikan jalur yang dilalui siap serta masyarakat dapat ikut menyambut kedatangan pasukan ETK.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk pengerahan massa dalam penyambutan pasukan ETK,” ujarnya.
Menambah Suasana Semarak
Keterlibatan masyarakat, menurut dia, diharapkan dapat memberikan suasana semarak sekaligus menunjukkan dukungan terhadap gerakan Pramuka.
Kehadiran warga di sepanjang jalur juga menjadi bagian dari kemeriahan perjalanan Tunas Kelapa di wilayah Kebasen.
Warsono optimistis seluruh rangkaian ETK di Kebasen dapat berlangsung lancar, tertib dan meriah.
Momentum Perkuat Kebersamaan
Selain menjalankan amanah estafet, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di antara anggota Pramuka.
Perjalanan Tunas Kelapa yang berpindah dari satu pangkalan ke pangkalan lainnya menjadi simbol kesinambungan semangat kepramukaan.
Dari Kebasen, estafet akan kembali diteruskan menuju wilayah berikutnya hingga akhirnya mencapai tujuan perjalanan di Kwarcab Banyumas. (*)









