BANYUMAS, KYAIMENTERI.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., melakukan supervisi pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Selasa (1/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau secara langsung perkembangan program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan UKM Kewirausahaan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsoed.
Supervisi sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan program yang dijalankan mahasiswa memberikan manfaat nyata dan dapat berlanjut setelah masa pelaksanaan berakhir.
Dialog Bahas Capaian Program
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Ali berdialog dengan Pemerintah Desa Karangnanas, kelompok sasaran, mahasiswa, serta dosen pendamping.
Dialog membahas capaian program, kendala yang dihadapi, serta peluang pengembangan kegiatan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
PPK Ormawa merupakan program yang bertujuan memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan sekaligus meningkatkan hard skills dan soft skills mahasiswa melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Program tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh di perguruan tinggi secara langsung di tengah masyarakat.
Sasar Dua Kelompok Budidaya Lele
Dalam pelaksanaannya di Desa Karangnanas, PPK Ormawa menyasar dua kelompok tani budidaya ikan lele, yakni Kelompok Tani Mina Sari yang diketuai Utomo dan Kelompok Ulam Berkah Jaya yang diketuai Sutrino.
Program dengan topik Desa Wirausaha tersebut berlangsung sejak Juni hingga Oktober 2026.
Prof. Ali mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Karangnanas dan masyarakat terhadap pelaksanaan program.
Menurutnya, potensi budidaya ikan lele yang dimiliki masyarakat perlu terus didampingi agar produktivitas dan nilai ekonominya meningkat.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Karangnanas dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan PPK Ormawa ini. Potensi budidaya ikan lele yang dimiliki masyarakat perlu terus didampingi dan dikembangkan agar produktivitasnya meningkat dan pada akhirnya dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan keluarga,” ujar Prof. Ali.
Beri Manfaat Bagi Masyarakat
Ia menegaskan, Unsoed akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program pemberdayaan masyarakat tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan dan mengembangkan potensi masyarakat desa.
“Unsoed akan terus mendukung kegiatan mahasiswa, khususnya PPK Ormawa yang dilaksanakan bersama masyarakat di desa. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu dan teknologi yang mereka miliki sekaligus belajar langsung dari masyarakat. Inilah salah satu bentuk nyata Unsoed untuk terus memberikan dampak bagi masyarakat luas,” katanya.
Prof. Ali juga menyebut pelaksanaan PPK Ormawa sejalan dengan visi Unsoed menuju 2034, yakni diakui dunia sebagai pusat pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal.
Penguatan potensi desa melalui keterlibatan mahasiswa dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi tersebut.
“Pengembangan potensi perdesaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari visi Unsoed. Karena itu, kegiatan mahasiswa yang hadir dan bekerja bersama masyarakat di desa perlu terus diperkuat agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Dalam rangkaian supervisi, Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa, Renita Serli Fernanda, mempresentasikan perkembangan program kepada Plt Rektor Unsoed, rombongan, pemerintah desa, serta kelompok sasaran.
Usai presentasi, rombongan meninjau langsung lokasi kolam budidaya ikan lele yang menjadi bagian dari program.
Diteruskan Secara Mandiri
Prof. Ali mengapresiasi capaian yang telah dilakukan mahasiswa UKM Kewirausahaan FPIK Unsoed bersama dosen pendamping, Heri Irawan, S.Pi.
Ia berharap program tersebut tidak berhenti ketika periode PPK Ormawa selesai, tetapi dapat diteruskan secara mandiri oleh mahasiswa bersama masyarakat.
Tim PPK Ormawa UKM Kewirausahaan FPIK Unsoed merupakan salah satu tim yang lolos seleksi pendanaan tingkat nasional melalui program Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selama program berlangsung, mahasiswa tinggal di posko yang disediakan Pemerintah Desa Karangnanas.
Kegiatan mencakup pendampingan dan pemberdayaan kelompok sasaran, pemutakhiran data, serta pengembangan potensi usaha masyarakat berbasis budidaya ikan lele.
Setelah program berakhir, pemutakhiran data dan pendampingan lanjutan akan dilakukan melalui kegiatan mandiri mahasiswa UKM Kewirausahaan FPIK Unsoed bersama dosen pendamping.
Jaga Keberlanjutan Program
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat Desa Karangnanas.
Kegiatan supervisi turut didampingi Ketua Pengelola PPK Ormawa Unsoed Suryanto, SKM., MSc., Subbidang Kemahasiswaan Anjar Prawoto, S.H., serta perwakilan Humas Unsoed.
Hadir pula Kepala Desa Karangnanas Warto beserta perangkat desa, kelompok tani budidaya lele, mahasiswa, dosen pendamping, dan Penyuluh Perikanan Kabupaten Banyumas, Amin Khotimyati, S.Pi. (*)









