Sulsel Borong Medali Terbanyak Ajang Santri KSMN II di Malang

Penulis: Tony Muhammad | Editor: Eko Budi Utomo
Kontingan Sulsel berfoto bersama usai menerima piala pada penutupan KSMN II di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (24/9/2026). (Foto: Dok.istimewa)

MAKASSAR, KYAIMENTERI.ID – Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) borong 33 medali dari Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II di Malang, Jawa Timur, yang berakhir pada Kamis (24/9/2026).

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Mawardi Pewangi menyampaikan apresiasi dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, yang juga berkunjung ke Makassar, atas capaian kontingen Sulsel.

“Melihat medali yang kita dapat, Sulawesi Selatan adalah Juara Umum Sejati,” kata Mawardi, pada Senin (28/9/2026).

Mawardi mengatakan kegiatan KSMN tahun ini ada perubahan dari tahun sebelumnya, yakni mekanisme penentuan juara umum.

Penilaian tahun ini tidak lagi menggunakan basis provinsi, melainkan berbasis regu. Akumulasi perolehan medali kontingen Sulsel tetap menjadi capaian yang menonjol.

Perolehan medali terdiri dari 9 juara pertama, 14 juara kedua, dan 10 juara ketiga.

Selain 33 medali, santri dan tim pendamping Sulsel juga mencatat 22 penghargaan harapan, yakni 8 Harapan 1, 6 Harapan 2, dan 8 Harapan 3.

Sebanyak 246 anggota kontingen terdiri atas 210 santri dari delapan pesantren, 25 pembina, dan 11 panitia.

Mawardi mengungkapkan bahwa Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Sulsel.

Pesantren yang berada di Kabupaten Pinrang itu mengoleksi 10 medali utama dari berbagai cabang perlombaan.

“Santri Darul Arqam Punnia juga meraih enam penghargaan harapan,” katanya.

Kemudian Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara juga menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan delapan medali. Terdiri dari tiga juara pertama, tiga juara kedua, dan dua juara ketiga. Gombara juga mencatat sembilan penghargaan harapan.

Sementara Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah meraih 11 medali, dengan rincian dua juara pertama, lima juara kedua, dan empat juara ketiga. Pesantren ini juga memperoleh empat penghargaan harapan.

Tiga pesantren lainnya masing-masing turut menyumbangkan medali, yakni Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo dengan satu medali, Muhammadiyah Boarding School Rappang satu medali, Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro satu medali, dan Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Cece satu medali.

Sementara ‘Aisyiyah Boarding School Pinrang mencatat satu penghargaan Harapan 2.

Atas prestasi tersebut, PWM Sulsel berencana menggelar acara syukuran sebagai bentuk apresiasi atas capaian kontingen KSMN II.

“Para anggota kontingen akan diundang dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Bagikan Tulisan Ini