Shofiq menambahkan, pengumpulan galon bekas dan donasi air bersih merupakan langkah sederhana yang diharapkan dapat terus berkembang. Kegiatan tersebut juga menjadi pembelajaran bagi siswa agar lebih peka terhadap persoalan sosial dan kondisi masyarakat di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ketua Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Moh Hafiedz, mengapresiasi keterlibatan SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo dalam gerakan kemanusiaan bersama MDMC Kendal.
“Gerakan kemanusiaan akan semakin kuat ketika dilakukan bersama. Donasi yang terkumpul, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian penting untuk membantu saudara kita yang membutuhkan air bersih,” ujar Hafiedz.
Ia berharap kepedulian tersebut dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi gerakan bersama sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Semoga ikhtiar kecil ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang terus mengalir dan memberi manfaat bagi sesama,” tandas Shofiq. (*)









