JAKARTA, KYAIMENTERI.ID – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menggalang kolaborasi kebaikan bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lazismu, untuk menghadirkan senyum dan kebahagiaan di meja makan keluarga pra-sejahtera.
Mengusung tema “Menebar Kepedulian, Menguatkan Ukhuwah, dan Berbagi Kebahagiaan Melalui Ibadah Qurban”, inisiatif ini bukan sekadar membagikan daging, tetapi juga menyentuh hati dan menghapus sekat antar sesama.
Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto mengungkapkan, momentum mulia ini menjadi oase di tengah dahaga kepedulian sosial, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan semangat berbagi yang membumi.
“Tahun ini, aliran berkah qurban mengalir jauh melintasi batas kota, dunia terasa cukup dengan berbagi. Distribusi hewan qurban, yang terdiri dari sapi dan kambing, difokuskan pada lima wilayah prioritas yang membentang dari ujung barat hingga ke bagian timur Indonesia”, kata Mariman.
Kelima daerah itu adalah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Tamiang (Aceh), PDM Kota Sibolga (Sumatera Utara), PDM Agam (Sumatera Barat), Muhammadiyah Children Centre (LKSA) Putera Kota Palu (Sulawesi Tengah), serta LKSA Srengseng Kembangan (DKI Jakarta),” ungkap Mariman.
Menjurut dia, pemilihan lokasi strategis ini memastikan bahwa jangkauan kebaikan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, melainkan menembus daerah dengan keterbatasan distribusi. Penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan pada tanggal 28 hingga 30 Mei 2026 ini, menjadi wujud nyata dari amanah tulus para pekurban.
Setiap porsi daging qurban, lanjut Mariman, didistribusikan secara langsung ke tangan-tangan penerima manfaat berkelanjutan, yaitu anak-anak yatim, masyarakat dhuafa, lansia yang menanti uluran tangan, serta penghuni panti asuhan di berbagai pelosok daerah.
Qurban Jadi Ikatan Persaudaraan
“Bagi mereka, nikmatnya hidangan qurban bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi simbol kuat bahwa mereka tidak sendirian, qurban ini menjadi ikatan persaudaraan dan kemanusiaan,” ujarnya.
Kolaborasi berkelanjutan antara MPKS PP Muhammadiyah, BPKH (melalui Program Kemaslahatan), dan Lazismu membuktikan bahwa kekuatan gotong royong senantiasa mampu melahirkan gelombang kemanusiaan yang masif.
Dia juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang mendalam atas kepercayaan umat. “Ibadah qurban adalah titik temu yang indah antara ketaatan vertikal kepada Sang Pencipta dan wujud nyata empati horizontal kepada sesama manusia. Dunia terasa cukup dengan berbagi bersama saudara saudara kita lintas kemanusiaan,” paparnya.
Dia berharap semoga setiap qurban menjadi pahala, keberkahan, dan membawa kebahagiaan bagi mereka yang berhak menerima. “Dan semoga keikhlasan ini menjadi saksi atas ukhuwah persaudaraan yang tak lekang oleh waktu. Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh pengurus dan pelaksana, yang membuat program ini dapat berjalan dengan amanah dan baik, khususnya kepada para donatur dan pihak yang terlibat,” imbuhnya.
(*)









