RS PKU Muhammadiyah Pamotan Raih Penghargaan Seva Parahamita 2026

Penulis: Abdurrahman Syafrianto | Editor: Syaifudin
RS PKU Muhammadiyah Pamotan menerima Penghargaan Seva Parahamita Tahun 2026 dari BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati, Selasa (15/9/2026).

​REMBANG, KYAIMENTERI.ID — RS PKU Muhammadiyah Pamotan di Kabupaten Rembang, dinobatkan sebagai Fasilitas Kesehatan Terbaik Kategori RS Kelas C (Paling Berkomitmen) Penghargaan Seva Parahamita Tahun 2026 yang diselenggarakan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati, Selasa (15/9/2026).

​”Tahun 2026 tentu bukan tahun yang mudah dengan segala dinamika yang ada. Namun, alhamdulillah, RS PKU Muhammadiyah Pamotan tetap mampu menorehkan tinta emas,” ujar Direktur RS PKU Muhammadiyah Pamotan, Budi Istriawan

​Pencapaian ini menjadi prestasi pertama RS PKU Muhammadiyah Pamotan setelah naik status dari RS Kelas D menjadi RS Kelas C.

Sebelumnya, rumah sakit tersebut telah memboyong penghargaan serupa di kategori RS Kelas D pada 2023 dan 2024.

​Budi Istriawan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurut Budi, keberhasilan ini tak lepas dari kontribusi seluruh lini di rumah sakit.

​”Penghargaan Seva Parahamita Tahun 2026 ini merupakan wujud nyata dari kerja keras, dedikasi, serta bonus atas kerja tim (teamwork) yang sangat baik dari seluruh jajaran manajemen, tim medis, dan staf pelayanan yang telah berkontribusi luar biasa,” ungkapnya.

​Ia mengakui bahwa peralihan dari Kelas D ke Kelas C menghadirkan tantangan tersendiri, tetapi semangat pelayanan paripurna tetap terjaga.

​”Keberhasilan ini tentu tak lepas dari arahan dan bimbingan organisasi,” kata Budi.

​Ia menekankan pentingnya pendampingan dari jajaran Pembina Harian dalam setiap langkah operasional rumah sakit.

​”Kami memohon dukungan (support) yang berkelanjutan dari Badan Pembina Harian (BPH) RS PKU Muhammadiyah Pamotan agar kami terus berada di koridor yang tepat dalam menjalankan amanah ini,” lanjutnya.

​Ia menegaskan bahwa pencapaian ini dipersembahkan khusus bagi warga lokal.

​”Tak lupa, penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Rembang,” Budi.

​Ia menegaskan, dukungan warga menjadi modal utama bagi pihak rumah sakit untuk berbenah dan meningkatkan mutu.

​”Kepercayaan masyarakat adalah amanah sekaligus pendorong utama bagi kami untuk terus bertransformasi, berinovasi, dan memberikan pelayanan kesehatan unggul, ramah, serta berorientasi pada keselamatan pasien,” pungkasnya. (*)

​

 

 

Bagikan Tulisan Ini