Pascakebakaran Al-Manaar MBS Pemalang, LP2M PWM Jateng Berikan Dukungan dan Upayakan Pemulihan

Penulis: K Hayat | Editor: Syaifudin
LP2M PWM Jawa Tengah melakukan kunjungan ke Al- Manaar Muhammadiyah Boarding School (AMBS) Kabupaten Pemalang, Sabtu (8/8/2026). (Foto: K. Hayat)

PEMALANG, KYAIMENTERI.ID – Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, melakukan kunjungan langsung ke Al- Manaar Muhammadiyah Boarding School (AMBS) Kabupaten Pemalang, Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan kepada warga pesantren setelah musibah kebakaran yang melanda sejumlah bagian bangunan Al-Manaar MBS.

Rombongan LP2M PWM Jawa Tengah tiba di lokasi pada Sabtu sore dan dipimpin langsung Ketua LP2M PWM Jawa Tengah, Ahmad Murdalis, S.E., MBA, didampingi sejumlah jajaran staf LP2M.

Kedatangan rombongan bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pesantren pascakebakaran, meninjau tingkat kerusakan bangunan, serta mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan dalam proses pemulihan.

Setibanya di lokasi, rombongan berkeliling meninjau sejumlah bangunan dan area yang terdampak api.

Pimpinan dan pengurus Al-Manaar MBS turut mendampingi peninjauan sekaligus menjelaskan kronologi kejadian dan kondisi kerusakan yang terjadi.

Ketua LP2M PWM Jawa Tengah, Ahmad Murdalis, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa Al Manaar MBS.

Menurutnya, kehadiran LP2M merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Muhammadiyah terhadap keberlangsungan pendidikan pesantren.

“Kami sangat prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di sini. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian PWM Jawa Tengah, khususnya LP2M, terhadap seluruh warga pesantren. Kami turut merasakan duka dan kesulitan yang sedang dialami,” ujar Ahmad Murdalis.

Ia juga bersyukur karena musibah kebakaran tersebut tidak terjadi saat para santri sedang berada di pondok.

“Alhamdulillah, untung saja kebakaran tersebut bukan saat santri sedang di pondok,” ujarnya.

Ahmad Murdalis memastikan LP2M PWM Jawa Tengah akan berupaya memfasilitasi dan membantu proses pemulihan Al-Manaar MBS.

Koordinasi dengan pengurus pesantren dan pihak terkait akan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana yang terdampak.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pengurus pesantren dan pihak terkait agar dapat membantu percepatan pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak. Semoga kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri dapat segera kembali normal,” katanya.

Mudir Al-Manaar Muhammadiyah Boarding School Pemalang, Sapto Suhendro S.Ag M.Pd menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kunjungan LP2M PWM Jawa Tengah.

“Kehadiran rombongan dinilai memberikan semangat bagi seluruh warga pesantren yang tengah berupaya bangkit dan melakukan pemulihan pascakebakaran,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan dan bantuan dari berbagai pihak dapat mempercepat proses perbaikan fasilitas yang terdampak, sehingga para santri dapat kembali menjalankan kegiatan belajar dan mengajar dengan aman, nyaman, dan tenang.

Sebagai tindak lanjut, LP2M PWM Jawa Tengah akan melakukan pendataan secara rinci mengenai kerusakan serta kebutuhan mendesak yang diperlukan pihak pesantren.

Data tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan rencana bantuan dan dukungan, baik berupa pendampingan teknis maupun bantuan melalui jaringan Muhammadiyah dan pihak lain yang bersedia membantu.

Semangat persaudaraan dan gotong royong diharapkan menjadi kekuatan bagi Al-Manaar MBS untuk segera bangkit.

Sinergi antara LP2M PWM Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang, pengurus pesantren, serta berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pascakebakaran. (*)

 

Bagikan Tulisan Ini