BAZNAS Cilacap Bekali Santri Keterampilan Beternak untuk Kemandirian Ekonomi

Penulis: Kusworo | Editor: Eko Budi Utomo
Peserta program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Cilacap mempraktikkan cara merawat kambing di kandang sebagai bagian dari pelatihan keterampilan beternak untuk bekal kemandirian ekonomi.

CILACAP, KYAIMENTERI.ID — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap bekali santri dengan keterampilan beternak sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi. Selain bantuan ternak, peserta mendapat pelatihan dan pendampingan mulai dari perawatan hewan hingga pemasaran hasil peternakan.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Cilacap Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Akhmad Kholil mengatakan, santri dipilih karena berada pada usia produktif dan memiliki peluang untuk mengembangkan keterampilan ekonomi.

“Santri itu adalah orang-orang muda yang masih dalam usia produktif. Harapannya, mereka bisa menerima sesuatu yang nantinya bermanfaat untuk hidup dan kehidupannya,” kata Akhmad seusai kegiatan, Sabtu (3/10/2026).

Menurut dia, pendidikan di pesantren selama ini lebih banyak memberikan pembelajaran keagamaan dan pengetahuan umum. Karena itu, keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan dinilai penting untuk diberikan sebagai bekal tambahan.

Dalam program tersebut, BAZNAS tidak berhenti pada pemberian bantuan ternak. Santri juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara beternak, perawatan hewan, penanganan ketika ternak sakit, hingga pemasaran hasil peternakan.

“Jadi, tidak sekadar memberikan bantuan kemudian kita tinggal. Ada pendampingan perawatan, mulai dari pengobatan kalau ada hewan yang sakit dan sebagainya, sampai dengan pemasarannya. Kita siapkan semuanya,” ujarnya.

Akhmad mengatakan, pendampingan menjadi bagian penting agar bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat. Santri diharapkan mampu merawat ternak, mengembangkan usaha, sekaligus memahami bagaimana hasil peternakan dapat dipasarkan.

Bagikan Tulisan Ini