Miliki Fasilitas Lab Terlengkap, SLB Muhammadiyah Nanggalo Bidik Predikat Akreditasi Unggul

Penulis: Zaki Zain | Editor: Syaifudin
Dua asesor dari Badan Akreditasi Nasional, Nur Hepi, M.Si. dan Rini Lesmana, M.Pd visitasi akreditasi di SLB Muhammadiyah Nanggalo, Kota Padang selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu (8/8/2025).

KOTA PADANG, KYAIMENTERI.ID – Badan Akreditasi Nasional (BAN) melaksanakann visitasi akreditasi di SLB Muhammadiyah Nanggalo, Kota Padang.

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Belok Raya Nomor 48, Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, mulai Jumat hingga Sabtu (8/8/2026).

Dalam visitasi tersebut, dua asesor nasional hadir, yaitu Nur Hepi, M.Si. dan Rini Lesmana, M.Pd.

Keduanya meninjau berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari administrasi, proses pembelajaran, sarana prasarana, hingga pelayanan bagi siswa dan orang tua anak berkebutuhan khusus.

Tunjukkan Perkembangan Layanan Pendidikan

Selain itu, visitasi ini juga menjadi momentum bagi sekolah untuk menunjukkan perkembangan layanan pendidikan yang telah dibangun selama ini.

SLB Muhammadiyah Nanggalo berdiri sejak 1987 dan saat ini memiliki 28 peserta didik.

Asesor nasional Nur Hepi menilai SLB Muhammadiyah Nanggalo memiliki fasilitas yang sangat baik.

Menurutnya, laboratorium sekolah ini termasuk yang terlengkap untuk kategori SLB swasta di Kota Padang.

Laboratorium Dinilai Lengkap

“Fasilitas laboratoriumnya termasuk yang terlengkap untuk SLB swasta di Kota Padang,” ujar Nur Hepi.

Adapun fasilitas laboratorium yang dimiliki sekolah ini meliputi laboratorium komputer, laboratorium pertukangan, serta peralatan melukis.

Fasilitas tersebut, menurutnya, dapat membantu siswa mengembangkan kemandirian, kreativitas, dan keterampilan praktis.

Optimistis Raih Akreditasi Unggul

Wakil Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah, Buya Anggi Wahyu Ari, menyambut baik visitasi tersebut. Ia optimistis SLB Muhammadiyah Nanggalo dapat meraih akreditasi unggul.

“Kami optimistis SLB Muhammadiyah Nanggalo bisa mendapatkan akreditasi unggul. Harapannya, sekolah ini ke depan dapat menjadi SLB percontohan di Sumatera Barat,” ujar Buya Anggi.

Menurut Buya Anggi, sekolah ini memiliki modal kuat untuk terus berkembang.

Selain telah berdiri cukup lama, SLB Muhammadiyah Nanggalo juga mempunyai fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Lebih lanjut, Buya Anggi menegaskan bahwa Muhammadiyah terus berkomitmen memperkuat layanan pendidikan khusus.

Ia menilai SLB Muhammadiyah Nanggalo bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga wujud dakwah Muhammadiyah melalui perbuatan nyata.

“Bagi kami, sekolah ini adalah wujud dakwah bil hal. Muhammadiyah ingin hadir melalui perbuatan nyata, terutama dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif,” ujar Buya Anggi, Minggu (9/8/2026).

Jadi Contoh Sekolah Luar

Dengan demikian, dakwah tidak selalu hadir melalui ceramah.

Pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus juga menjadi bagian penting dari dakwah sosial Muhammadiyah.

Karena itu, Buya Anggi berharap SLB Muhammadiyah Nanggalo terus berkembang dan menjadi contoh bagi sekolah luar biasa lainnya di Sumatera Barat.

Baginya, penguatan sekolah ini sekaligus menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan bagi semua anak. (*)

 

 

Bagikan Tulisan Ini