Sosialisasi Survei Kegemaran Membaca di SMKN 1 Mamuju

Penulis: Tony Muhammad | Editor: Eko Budi Utomo
Tim Perpusip Sulbar bersama Perpusip Kabupaten Mamuju turun langsung ke SMKN 1 Mamuju memberikan sosialisasi tujuan survei dan mendorong pelajar berpartisipasi pengisian kuesioner. (Foto: Dok.Istimewa)

MAMUJU, KYAIMENTERI.ID – SMKN 1 Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan. Kegiatan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulbar bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, Sulbar pada Selasa (13/10/2026).

Kepala SMKN 1 Mamuju, Mahkmudi menyambut positif kunjungan Perpusip Sulbar. Kunjungan ini menjadi ajang memperkenalkan layanan perpustakaan serta mendorong siswa menjadikan Perpustakaan Daerah Sulbar sebagai ruang belajar dan sumber pengetahuan.

“Semoga kunjungan ini menjadi awal bagi siswa untuk mengenal lebih dekat Perpustakaan Daerah Sulbar dan menumbuhkan kebiasaan membaca,” ujar Mahkmudi.

Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk lebih sering membaca dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang tersedia.

Dalam kegiatan tersebut Tim Perpusip Sulbar bersama Perpusip Kabupaten Mamuju turun langsung ke SMKN 1 Mamuju untuk memberikan sosialisasi mengenai tujuan survei dan mendorong pelajar berpartisipasi dalam pengisian kuesioner.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, Syarifuddin, mengharapkan capaian responden dapat melampaui target minimal yang telah ditetapkan.

Tim akan terus mengintensifkan sosialisasi dan memperluas partisipasi masyarakat melalui kolaborasi lintas instansi serta satuan pendidikan.

Upaya tersebut diikuti dengan peningkatan jumlah responden, dari sebelumnya 240 orang menjadi 373 orang berdasarkan data terakhir.

Perubahan tersebut menunjukkan penambahan 133 responden dibandingkan data sebelum sosialisasi. Dengan target minimal 400 responden, capaian terkini telah mencapai 93,25 persen.

Adapun Kepala Dinas Perpusip Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula mengatakan, keterlibatan pelajar menjadi salah satu langkah strategis untuk menjangkau kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam pengembangan budaya baca.

“Melalui sosialisasi langsung, responden diharapkan memahami pentingnya survei dan mengisi kuesioner sesuai dengan kondisi serta pengalaman mereka,” katanya.

Dengan data yang memadai, upaya peningkatan literasi dapat direncanakan berdasarkan gambaran kondisi masyarakat, bukan semata-mata berdasarkan asumsi.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pengenalan layanan perpustakaan, serta dokumentasi bersama Kepala Sekolah, guru, dan siswa SMK Negeri 1 Mamuju.

Bagikan Tulisan Ini