CILACAP, KYAIMENTERI.ID – Guru SMA Negeri 1 Patimuan, Kabupaten Cilacap, didorong menerapkan metode pembelajaran yang aktif, menyenangkan, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
“Guru perlu terus memperkaya metode pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan agar peserta didik lebih terlibat dalam proses belajar. Melalui in-house training (IHT) ini, saya berharap setiap guru dapat menerapkan metode baru di kelas, melakukan refleksi, serta berbagi pengalaman dengan rekan sejawat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X, Cahyono.
Ia menyampaikan hal itu saat menjadi pemateri dalam IHT bertajuk “Kaya Metode Pembelajaran, Hidupkan Kelas”.
Dalam kegiatan ini, para guru mendapat penguatan tentang variasi metode pembelajaran, karakteristik peserta didik, pemanfaatan media dan teknologi, pengelolaan kelas, asesmen, umpan balik, refleksi, serta penyusunan rencana tindak lanjut.
Menurut Cahyono, variasi metode tidak hanya mengurangi kejenuhan, tetapi juga membantu guru mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik dan meningkatkan interaksi di kelas.
Kepala SMA Negeri 1 Patimuan, Nur Hidayat menegaskan, hasil pelatihan harus diterapkan dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari.
Saat dihubungi melalui telepon, Selasa (13/10/2026), ia mengatakan bahwa keberhasilan IHT tidak cukup diukur dari pemahaman guru selama pelatihan, tetapi juga dari perubahan praktik pembelajaran di kelas.
Ia mendorong setiap guru memilih satu atau dua metode baru, mendokumentasikan hasilnya, lalu membagikan pengalaman melalui diskusi atau komunitas belajar.
Menurutnya, guru tidak harus menggunakan banyak metode sekaligus. Yang terpenting adalah ketepatan metode, keterlibatan peserta didik, dan tercapainya tujuan pembelajaran.
Penerapan hasil IHT diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis, meningkatkan partisipasi peserta didik, serta memperkuat budaya refleksi, kolaborasi, dan inovasi di lingkungan sekolah. (*)









