BLORA, KYAIMENTERI.ID – Universitas Teknologi Ronggolawe (UTR) Cepu, Kabupaten Blora, membuka program studi baru jenjang Strata 1 (S1) Kewirausahaan.
Ketua Program Studi Kewirausahaan UTR, Helmi Gunawan mengatakan, program S1 Kewirausahaan ditempuh selama delapan semester. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga dibekali praktik pada setiap semester.
“Mahasiswa diharapkan bisa menyusun sebuah usaha bisnis, kemudian menerapkannya. Jadi, mereka tidak hanya memahami teori kewirausahaan, tetapi juga memiliki pengalaman praktik dalam membangun usaha,” ujar Helmi, Selasa (13/10/2026).
Program studi ini dirancang untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan membangun usaha, sekaligus menjadi konsultan bisnis yang mampu memberikan solusi bagi pengembangan dunia usaha.
Melalui kegiatan praktik, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis, menyusun perencanaan usaha, serta memahami berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan bisnis.
Selain diarahkan untuk membangun usaha sendiri, lulusan program studi ini juga diproyeksikan memiliki kompetensi sebagai konsultan bisnis.
Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman praktik selama perkuliahan, lulusan diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam merencanakan, mengelola, dan mengembangkan bisnis mereka.
Program studi Kewirausahaan UTR juga memasukkan mata kuliah yang mengangkat potensi dan kearifan lokal Kabupaten Blora, yakni Ilmu Usaha Peternakan.
Helmi mengatakan, mata kuliah tersebut dihadirkan dengan mempertimbangkan banyaknya usaha peternakan sapi yang berkembang di Kabupaten Blora.
Potensi lokal itu dinilai dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus peluang bisnis yang bisa dikembangkan mahasiswa.
Melalui mata kuliah Ilmu Usaha Peternakan, mahasiswa diharapkan dapat mengenali peluang usaha berbasis potensi daerah, khususnya di sektor peternakan sapi.
Dengan demikian, potensi ekonomi lokal tidak hanya dipandang sebagai aktivitas usaha yang sudah berjalan, tetapi juga dapat dikembangkan melalui pendekatan kewirausahaan yang lebih terencana.
Kehadiran program studi S1 Kewirausahaan UTR ini diharapkan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi bisnis yang aplikatif.
“Harapannya, setelah lulus dari UTR, mahasiswa bisa memiliki usaha sendiri. Dengan belajar kewirausahaan, mereka tidak hanya berpeluang menciptakan pekerjaan untuk dirinya sendiri, tetapi juga bisa membuka peluang kerja bagi orang lain,” ungkap Helmi kepada kyaimenteri.id.
Ia menilai, semakin banyak lulusan yang mampu merintis usaha, semakin terbuka pula kesempatan untuk menciptakan lapangan kerja baru. (*)









