PEKALONGAN, KYAIMENTERI.ID – Laga mini soccer KSPPS BTM Pekalongan berhasil menggalang donasi Rp10,2 juta untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan disalurkan melalui LAZISMU Kabupaten Pekalongan, Sabtu (19/9/2026).
Donasi dihimpun dalam kegiatan laga amal di Titik Temu Sport Center, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Tiga tim ambil bagian, yakni KSPPS BTM Pekalongan, Melati Muda FC, dan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan.
“Jarak boleh memisahkan, tetapi kepedulian menyatukan,” ujar Divisi Program LAZISMU Kabupaten Pekalongan, Miftahuddin, saat menerima donasi dari Wakil Ketua IV Pengurus KSPPS BTM Pekalongan, Brison Setiardi.
Selain menjadi mempererat silaturahmi dan sportivitas, laga amal tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
Miftahuddin mengapresiasi kepedulian BTM Pekalongan dan seluruh pihak yang berpartisipasi dalam penggalangan dana. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi wujud solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Selain mempererat silaturahmi dan sportivitas, laga amal dimanfaatkan untuk mendorong kepedulian sosial. LAZISMU berharap kolaborasi kemanusiaan bersama BTM Pekalongan terus berlanjut.
Hingga saat ini, LAZISMU Kabupaten Pekalongan telah menghimpun donasi gempa NTT sebesar Rp127.187.000. Sebanyak Rp60 juta di antaranya telah disalurkan melalui LAZISMU Wilayah Jawa Tengah pada tahap pertama.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui jaringan respons kebencanaan LAZISMU bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Langkah tersebut ditujukan agar donasi tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Relawan LAZISMU dan MDMC juga telah berada di sejumlah titik di NTT untuk mendukung penanganan pascabencana. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa yang dilaporkan terjadi pada 15 Agustus 2026.









