LKSA Banyumas Raya Dorong Digitalisasi Manajemen Panti Asuhan

Penulis: Kusworo | Editor: Syaifudin
Salah satu pembicara sedang menyampaikan materi pada pertemuan pengurus dan pengelola LKSA Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Banyumas Raya, Minggu (13/9/2026).

PURBALINGGA, KYAIMENTERI.ID – Sebanyak 130 pengurus dan pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Banyumas Raya, mengikuti pertemuan dan silaturahmi di Aula Purbasari, Pancuran Mas, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (13/9/2026).

Pertemuan tersebut mendorong penguatan tata kelola LKSA melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan yang diikuti LKSA dari Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap itu, secara khusus membahas peningkatan kapasitas pengurus dan pengelola, termasuk digitalisasi manajemen panti asuhan.

Perwakilan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Zainuri Ahmad mengatakan, digitalisasi menjadi salah satu materi utama dalam pertemuan rutin yang digelar setiap tiga bulan tersebut.

“Materi pertama berkaitan dengan digitalisasi manajemen panti. Ke depan, panti diharapkan bisa berbasis digital,” kata Zainuri.

Menurut dia, penerapan sistem digital diharapkan dapat mendukung pengelolaan LKSA agar lebih efektif, tertata, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada anak.

Materi digitalisasi manajemen disampaikan Oman Faizun dari Temanggung.

Peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung tata kelola lembaga.

Selain digitalisasi, peserta mendapat materi tentang Indeks Kinerja AUM Sos yang menjadi instrumen penilaian tingkat kemandirian dan kematangan pengelolaan LKSA Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Materi tersebut disampaikan Ustadz Daryanto.

Kepala Sentra “Satria” Baturraden, Darmanto, juga memberikan materi mengenai pengelolaan dan pelayanan sosial.

Ketua Koordinator LKSA Banyumas Raya, Kusnaeni Achmad mengatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas, tetapi juga ruang berbagi pengalaman antarpengurus dan pengelola.

“Pertemuan ini menjadi ruang bagi pengurus dan pengelola LKSA untuk saling berbagi pengalaman mengenai kepengasuhan, program, serta manajemen lembaga,” kata Kusnaeni.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Bupati Purbalingga, Suroto. Peserta berasal dari unsur MPKS dan MKS wilayah maupun daerah, PDM dan PDA Purbalingga, serta pengurus dan pengelola LKSA Muhammadiyah-Aisyiyah se-Banyumas Raya.

Melalui pertemuan tersebut, LKSA Muhammadiyah-Aisyiyah se-Banyumas Raya diarahkan untuk semakin profesional dalam tata kelola lembaga, dengan mengoptimalkan teknologi digital sekaligus memperkuat standar pelayanan dan kepengasuhan anak. (*)

 

Bagikan Tulisan Ini