FISIP Unsoed-Unimas Bahas Kerja Sama Riset dan Pertukaran Dosen di Kuching, Malaysia

Penulis: Kusworo | Editor: Syaifudin
Tim FISIP Unsoed bersama jajaran FELC Unimas saat membahas penguatan kerja sama internasional di Kuching, Sarawak, 11 September 2026.

PURWOKERTO, KYAIMENTERI.ID – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memperkuat kerja sama internasional dengan Fakulti Pendidikan, Bahasa, dan Komunikasi (Faculty of Education, Language and Communication/FELC) Universitas Malaysia Sarawak (Unimas).

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan tim FISIP Unsoed ke kampus Unimas di Kuching, Sarawak, 10–11 September 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi kerja sama yang telah terjalin antara Unsoed dan Unimas sejak 2019.

Tim FISIP Unsoed dipimpin Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Tyas Retno Wulan.

Ia didampingi Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Mite Setiansah,  serta Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Edi Santoso.

Tyas mengatakan, pertemuan tersebut membahas program kolaborasi yang lebih konkret sekaligus pembaruan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kedua universitas.

“Kita membicarakan hal-hal yang lebih konkret, sekaligus memperbaharui MoU antara Unsoed dan Unimas,” ujar Tyas.

Kedua pihak menyepakati tiga agenda utama, yaitu pertukaran dosen dan mahasiswa, pelaksanaan riset serta publikasi bersama, dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan akademik lainnya.

Meski proses pembaruan MoU antara kedua universitas masih berlangsung, FISIP Unsoed dan FELC Unimas sepakat untuk mulai menjalankan sejumlah agenda kolaboratif.

Salah satu program yang segera direalisasikan adalah riset bersama.

“Sambil menunggu MoU ditandatangani, antara FELC Unimas dan FISIP Unsoed sudah siap mengimplementasikan beberapa agenda bersama. Insya Allah pekan depan kita akan mulai riset kolaborasi,” kata Tyas.

Sementara itu, Mite Setiansah mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kapasitas akademik mahasiswa dan dosen.

Menurut dia, salah satu program yang akan dikembangkan adalah pertukaran mahasiswa atau student exchange.

Di tingkat dosen, kerja sama akan diwujudkan melalui lecturer mobility yang memungkinkan dosen kedua institusi saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik akademik.

“Bagi mahasiswa misalnya, nanti akan ada student exchange, begitu juga dosen, kita akan bertukar pengetahuan dan pengalaman melalui lecturer mobility,” jelas Mite.

Dari pihak Unimas, pertemuan dihadiri Dekan FELC Dr. Dilah Tuah, Deputy Dean (Research & Innovation) Yvonne Michele Campbell, dosen senior  Zaimuariffudin Shukri bin Nordin, serta Deputy Dean (Academic & International) Remmy Gedat.

Dekan FELC Unimas, Dilah Tuah, menyambut positif rencana penguatan kerja sama tersebut.

Ia bahkan menyampaikan keinginannya untuk melakukan kunjungan balasan ke Unsoed di Purwokerto.

“Saya ingin sekali ke Purwokerto, semoga tahun depan bisa datang ke Unsoed,” katanya.

Rangkaian kunjungan diawali dengan jamuan makan malam yang digelar pihak Unimas pada Rabu (10/9/2026) di salah satu restoran di Kuching.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan agenda resmi di kampus FELC Unimas, Kamis (11/9/2026). (*)

 

Bagikan Tulisan Ini