BOJONEGORO, KYAIMENTERI.ID – Kepercayaan masyarakat terhadap SMP Islam Terpadu (SMPIT) Fathul Majid Kasiman Bojonegoro terus melonjak.
Sekolah yang berada di Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro tersebut kini tak hanya diminati pelajar dari wilayah sekitar, tetapi juga menarik minat siswa dari berbagai daerah.
Kepala SMPIT Fathul Majid Kasiman, Khoirun Ni’mah mengatakan, peningkatan kepercayaan masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang terus bertambah setiap tahun.
“Alhamdulillah, saat ini lembaga yang kami pimpin mengalami kemajuan pesat. Kepercayaan masyarakat semakin meningkat, terbukti jumlah pendaftar selalu mengalami kenaikan,” ujar wanita yang akrab disapa Ustadzah Ni’mah, Minggu (6/9/2026).
Peserta didik SMPIT Fathul Majid tidak hanya berasal dari Bojonegoro. Sejumlah murid datang dari Surabaya, Kediri, Jember, Cepu, Blora hingga Rembang.
Saat ini sekolah yang berdiri sejak 2013 tersebut telah memiliki 12 rombongan belajar (rombel).
Salah satu kekuatan SMPIT Fathul Majid adalah pembelajaran yang memberikan perhatian besar terhadap ilmu Al-Qur’an.
Sistem pembelajaran juga dirancang agar siswa dapat mengembangkan minat dan kemampuannya secara bertahap.
Alumni Universitas Al-Azhar Kairo ini menjelaskan, ketika masih kelas VII seluruh siswa mendapatkan materi pembelajaran yang sama, baik mata pelajaran umum maupun keagamaan.
Setelah naik kelas VIII, siswa diberikan kesempatan memilih program sesuai minat, yakni kelas kurikulum, kelas kitab, atau kelas intensif Al-Qur’an.
“Anak memilih sesuai kesukaan dan kemampuannya,” ujar wanita asli Gresik tersebut.
Tak berhenti pada pembelajaran, sekolah juga menetapkan target hafalan Al-Qur’an secara bertahap.
Siswa kelas VII ditargetkan menghafal 1 juz, kelas VIII 2 juz, sedangkan kelas IX ditargetkan mencapai 4 juz.
Penguatan pendidikan Al-Qur’an tersebut berjalan beriringan dengan prestasi akademik.
Siswanya berhasil meraih medali perak Olimpiade Bahasa Inggris dan medali perunggu Olimpiade Matematika dalam Kompetisi Pelajar Teladan tingkat Kabupaten Bojonegoro.
Ustadzah Ni’mah menjelaskan, seluruh program sekolah diarahkan untuk mewujudkan visi, yakni “Terwujudnya insan yang berkarakter, mandiri, gotong royong, berprestasi, dan berkebhinekaan global.”
Ustadzah Ni’mah sendiri merupakan alumni Program Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya. Selain memimpin SMPIT Fathul Majid Kasiman, ia juga berkiprah sebagai dosen STIT MAFA Bojonegoro. (*)









