PURWOKERTO, KYAIMENTERI. ID – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., mengawali rangkaian roadshow sarasehan ke fakultas dengan mengunjungi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Unsoed, Rabu (2/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi forum dialog antara pimpinan universitas dan sivitas akademika untuk membahas perkembangan, tantangan, serta arah penguatan tata kelola perguruan tinggi.
Dalam kunjungan itu, Prof. Ali didampingi Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Humas Prof. Dr. Sos Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc.
Rombongan diterima jajaran pimpinan FIKes yang dipimpin Dekan Prof. Dr. sc.hum. Budi Aji, S.KM., M.Sc.
Momentum Perkuat Komunikasi
Dekan FIKes mengatakan kunjungan pimpinan universitas menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, sekaligus menyampaikan perkembangan dan agenda strategis fakultas.
Menurut dia, FIKes mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“FIKes menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Dari yang semula hanya memiliki lima program studi, kini berkembang menjadi 13 program studi. Seluruh program studi jenjang S1 di lingkungan FIKes saat ini telah berhasil meraih akreditasi Unggul,” ujar Prof. Budi Aji.
Pengembangan akademik FIKes juga terus berlanjut. Fakultas saat ini tengah mempersiapkan proses akreditasi untuk tiga program studi, yakni Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat, S2 Farmasi, dan S3 Perawatan.
Diikuti Peningkatan Jumlah Mahasiswa
Persiapan akreditasi ketiga program studi tersebut telah dilakukan sejak Februari 2026. Pertumbuhan jumlah program studi turut diikuti peningkatan jumlah mahasiswa.
Saat ini, mahasiswa aktif FIKes hampir mencapai 4.000 orang. Dengan rata-rata penerimaan sekitar 200 mahasiswa setiap angkatan, kebutuhan sarana dan prasarana pembelajaran menjadi semakin besar.
Karena itu, pengembangan fasilitas menjadi salah satu perhatian FIKes dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Kebutuhan tersebut juga menjadi bagian dari pembahasan dalam kunjungan pimpinan universitas.
Sementara itu, Plt Rektor Unsoed Prof. Ali Rokhman memaparkan sejumlah agenda perubahan dalam tata kelola universitas. Ia menyebut terdapat tiga aspek utama yang menjadi perhatian, yakni komunikasi publik, aspek hukum, serta tata kelola internal dan penerimaan mahasiswa baru.
Bangun Tata Kelola yang Makin Baik
“Kita ingin membangun tata kelola yang semakin baik, terutama dalam komunikasi publik, aspek legal, serta tata kelola internal dan penerimaan mahasiswa baru. Setiap keputusan harus memiliki dasar hukum yang kuat, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Prof. Ali.
Dalam penguatan komunikasi publik, Unsoed akan membentuk task force yang bertugas menangani isu-isu sensitif di media. Pada aspek hukum, setiap kebijakan dan keputusan universitas akan diperkuat dengan landasan legal, etika, serta prinsip akuntabilitas.
Perubahan juga akan dilakukan dalam tata kelola internal dan sistem penerimaan mahasiswa baru. Salah satu target yang disiapkan adalah percepatan proses penerimaan mahasiswa baru sehingga dapat diselesaikan dalam waktu 14 hari.
Siapkan Empat Satgas Khusus
Untuk mengawal agenda transformasi tersebut, pimpinan universitas menyiapkan empat satuan tugas (satgas) khusus.
Keberadaan satgas diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan perubahan sekaligus memastikan agenda pembenahan tata kelola berjalan terarah.
Prof. Ali juga mengapresiasi kontribusi FIKes terhadap pengembangan Unsoed melalui pendidikan bidang kesehatan, penelitian, publikasi ilmiah, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Berbagai capaian tersebut diharapkan terus ditingkatkan dengan mengedepankan kualitas akademik, tata kelola yang baik, kolaborasi, dan semangat kebersamaan.
Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Prof. Sos Waluyo Handoko dalam kesempatan tersebut turut memberikan arahan mengenai perencanaan dan pengembangan kerja sama.
Ia menekankan pentingnya penyusunan program yang terarah, terukur, dan selaras dengan target kinerja universitas.
Dorong Perluas Jejaring Kerjasama
FIKes juga didorong memperluas jejaring kerjasama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha dan dunia industri, organisasi profesi, hingga mitra internasional.
Perluasan jejaring tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan akademik sekaligus meningkatkan kontribusi fakultas.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif atau sharing session yang dipandu Dr. Ridlwan Kamaluddin sebagai moderator. Jajaran pimpinan fakultas, ketua jurusan, ketua program studi, kepala bagian, ketua tim kerja, hingga tenaga kependidikan menyampaikan berbagai masukan dan gagasan terkait pengembangan FIKes dan Unsoed.
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan peninjauan sejumlah fasilitas FIKes. Plt Rektor bersama jajaran pimpinan universitas dan fakultas melihat langsung kondisi perpustakaan, laboratorium, serta sport hall. (*)









