DAD Mahasiswa, IMM NTB Perkuat Sinergi dengan Pemkab Lombok Timur

Penulis: Andry Khan | Editor: Eko Budi Utomo
Pembukaan Darul Arqam Dasar (DAD) PC IMM Lombok Timur di Aula Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (11/8/2026)

LOMBOK TIMUR, KYAIMENTERI.ID – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penguatan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui kaderisasi mahasiswa.

Upaya itu ditandai dengan pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) PC IMM Lombok Timur di Aula Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (11/8/2026).

DAD yang mengusung tema “Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Intelektualitas dan Mewujudkan Gerakan Nyata IMM Lombok Timur” tersebut diikuti 19 mahasiswa.

Ketua DPD IMM NTB, Mahmud, mengatakan kaderisasi tidak cukup berhenti pada penguatan organisasi.

Kader IMM juga harus memiliki kapasitas intelektual, karakter kepemimpinan, dan keberanian mengambil peran dalam pembangunan daerah.

“DAD ini jangan hanya dipahami sebagai proses kaderisasi formal, tetapi menjadi ruang untuk menanamkan ideologi, membangun tradisi intelektual, dan menumbuhkan keberanian kader untuk bergerak,” ujar Mahmud.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah juga tidak berarti menghilangkan sikap kritis mahasiswa. IMM tetap harus menjadi mitra yang objektif dan konstruktif dalam mengawal pembangunan.

“Ketika ada kebijakan yang baik, kita dukung. Ketika ada persoalan, kita harus mampu memberikan kritik sekaligus menawarkan solusi,” katanya.

Ketua PC IMM Lombok Timur, Abdurahim Yusuf, mengatakan DAD menjadi bagian penting dari regenerasi sekaligus upaya memperluas kontribusi IMM di daerah.

Menurut Abdurahim, tema yang diangkat dalam DAD merupakan gambaran arah gerakan IMM Lombok Timur ke depan.

Kader dituntut memiliki ideologi yang kokoh, kapasitas intelektual yang kuat, sekaligus kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

Ia berharap 19 peserta tidak sekadar menyandang status sebagai kader, tetapi mampu menerjemahkan hasil kaderisasi dalam gerakan nyata.

Sementara itu, Asisten I Bupati Lombok Timur memberikan dukungan terhadap kegiatan kaderisasi mahasiswa tersebut.

Ruang komunikasi antara organisasi mahasiswa dan pemerintah daerah diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi di bidang pendidikan, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Rektor ITSKES Muhammadiyah Selong, Dr. H. Moh. Juhad, M.Ap., turut mengapresiasi DAD sebagai ruang pembentukan karakter dan intelektualitas mahasiswa. Menurutnya, kemampuan akademik perlu diimbangi karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Melalui DAD tersebut, Ia berharap lahir kader yang memiliki keteguhan ideologi, kematangan intelektual, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah pun diharapkan berlanjut dalam kerja sama yang

HASHTAG:
Bagikan Tulisan Ini