Program Makan Bergizi Gratis di Dompu Beri Dampak Ekonomi dan Tingkatkan Kehadiran Murid

Penulis: Andry Khan | Editor: Syaifudin
Program MBG di Kecamatan Hu’u, Dompu, menciptakan efek berganda. Hasil tani lokal terserap maksimal, kehadiran murid meningkat.

DOMPU, KYAIMENTERI.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa sebagai penerima makanan bergizi.

Program ini juga mulai memberikan efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat di tingkat desa.

Di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, keberadaan dapur MBG menjadi peluang baru bagi petani dan peternak untuk memasarkan hasil produksi mereka.

Hasil pertanian dan peternakan masyarakat yang sebelumnya harus dipasarkan ke berbagai tempat kini memiliki pasar yang lebih dekat melalui kebutuhan bahan baku dapur MBG.

MBG Bantu Serap Hasil Pertanian

Sejumlah petani di Kecamatan Hu’u mengaku bersyukur dengan adanya program MBG. Mereka menilai keberadaan dapur MBG membantu menyerap hasil pertanian, terutama buah dan sayuran yang mereka produksi.

Para petani berharap penyerapan hasil pertanian untuk kebutuhan dapur MBG dapat terus berlangsung sehingga memberikan kepastian pasar dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

“Dengan adanya dapur MBG, hasil pertanian kami seperti buah dan sayur ada yang menyerap. Kami berterima kasih karena ini membantu petani dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Dayu salah seorang petani di Kecamatan Hu’u, Sabtu (8/8/2026).

Efek ekonomi tersebut tidak hanya dirasakan oleh petani. Para peternak juga mendapatkan peluang untuk memasok kebutuhan pangan yang bersumber dari produk peternakan.

Rantai pasok kebutuhan dapur MBG secara tidak langsung membuka ruang bagi produk lokal untuk terus berkembang dan memiliki pasar yang lebih pasti.

Hasil Tani Tak Lagi Dijual Eceran

“Selama ini kami hanya menjual dalam jumlah kecil atau eceran, Sekarang hasil tani kami dapat dijual dengan jumlah besar, dan kami bisa dapat pelanggan tetap dengan harga yang lumayan bagus,” jelasnya.

Manfaat program MBG juga dirasakan oleh pihak sekolah. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, program tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap kehadiran dan keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Kepala PAUD Nurul Huda, Desa Rasabou, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nurhasanah mengatakan, keberadaan program MBG memberikan manfaat bagi anak-anak di sekolahnya.

Menurutnya, adanya program MBG turut mendorong peningkatan kehadiran dan keaktifan murid saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Dorong Peningkatan Kehadiran Murid

“Dengan adanya MBG, kami melihat adanya peningkatan kehadiran dan keaktifan murid yang hadir di sekolah. Anak-anak juga mendapatkan makanan bergizi sehingga mereka lebih siap mengikuti kegiatan pembelajaran,” ujar Nurhasanah.

Menurut dia, program MBG memiliki manfaat yang saling berkaitan. Di satu sisi, anak-anak mendapatkan asupan makanan bergizi, sementara di sisi lain masyarakat memperoleh peluang ekonomi melalui penyediaan bahan pangan.

“Kami rasa MBG bukan saja bermanfaat bagi para murid, tetapi juga bermanfaat bagi petani, dan rata-rata murid juga adalah anak dari para petani yang merasakan manfaat dari MBG ini”, ujarnya. (*)

 

Bagikan Tulisan Ini