PEMALANG, KYAIMENTERI.ID – Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Sebanyak sepuluh santri berhasil membawa pulang 10 medali pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Open IV eks Karesidenan Pekalongan, 1 – 2 Agustus 2026.
Keberhasilan tersebut diraih oleh atlet dari jenjang MA Tahfiz Al-Qur’an (MATQ) MBS Moga dan SMP Muhammadiyah Terpadu MBS Moga.
Dari total raihan medali, kontingen MBS Moga mengoleksi 1 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu.
Seluruh Atlet Putra Sumbangkan Medali
Pada jenjang MA, seluruh atlet putra sukses menyumbangkan medali. Muhammad Zakaria tampil gemilang dengan meraih medali emas setelah menjadi Juara I Kelas G Putra.
Sementara itu, dua medali perak dipersembahkan oleh Ibnu Alwi Tsaqib sebagai Juara II Kelas E Putra dan Vanquish Muhammad Zidan sebagai Juara II Kelas D Putra.
Auladi Javas Syathir turut menyumbang medali perunggu usai finis sebagai Juara III Kelas C Putra.
Prestasi juga diraih atlet dari jenjang SMP. Azza Arka Azaria berhasil meraih medali perak sebagai Juara II Kelas I Putra, sedangkan Iltizamuddin Syauqi memperoleh medali perunggu sebagai Juara III Kelas G Putra.
Empat Santri Putri Harumkan Nama MBS Moga
Di kategori putri SMP, empat santri turut mengharumkan nama MBS Moga dengan masing-masing meraih medali perunggu.
Mereka adalah Raisa Fathina Husna (Juara III Kelas G Putri), Adelia Puspa Salsabila (Juara III Kelas H Putri), Alika Kanaya Bilqis M. (Juara III Kelas I Putri), dan Mahira Hasna Faiha (Juara III Kelas F Putri).
Direktur MBS Moga, Akhmad Nur Rifai, Lc., M.E.I, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian para santri.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras para atlet, serta bimbingan para pelatih dan dukungan seluruh civitas pesantren. Kamis(6/8/2026)
“Alkhamdulillah, prestasi ini menjadi bukti bahwa santri MBS Moga mampu berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga di bidang olahraga,”ujarnya.
Semakin Memotivasi Santri
Dia berharap prestasi itu semakin memotivasi para santri. “Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi, menjaga semangat berlatih, serta mengharumkan nama pesantren di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Ia juga berharap keberhasilan tersebut menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih besar pada berbagai kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat karakter santri yang berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi. (*)









