BANYUMAS, KYAIMENTERI.ID – Waktu boleh berlalu 35 tahun, tetapi ikatan dengan almamater tak pernah pudar. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, kembali menjejakkan kaki di SMA Negeri 1 Jatilawang, Kabupaten Banyumas, sekolah yang pernah membentuk perjalanan hidupnya. Kehadiran alumni angkatan 1991 itu disambut hangat oleh guru, siswa, dan keluarga besar sekolah dalam kegiatan bakti sosial yang dikemas melalui program Alumni Mengajar.
Putra Desa Kedungringin, Kecamatan Jatilawang itu hadir bersama Komunitas motor gede (Moge) Steer55 pada Minggu (2/8/2026) pagi. Selain bernostalgia dengan lingkungan sekolah tempatnya menimba ilmu, ia juga membawa misi berbagi kepedulian melalui penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada pihak sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali hadir di sekolah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
“Alhamdulillah pagi hari ini saya selaku alumni SMA Negeri 1 Jatilawang bisa hadir kembali setelah 35 tahun meninggalkan sekolah yang saya cintai. Saya hadir bersama Komunitas Steer55 untuk mengadakan bakti sosial di SMA Negeri 1 Jatilawang dan SMP Pancasila,” ujar Munjirin.
Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap dunia pendidikan. Namun, lebih dari sekadar bantuan materi, ia ingin berbagi pengalaman perjalanan hidup sebagai motivasi bagi para siswa.
Melalui program Alumni Mengajar, Munjirin menceritakan kisah perjuangannya sejak menjadi pelajar hingga dipercaya menjadi pemimpin daerah di ibu kota Jakarta. Ia mengajak para siswa untuk terus belajar, bekerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Kisah perjalanan Munjirin mendapat perhatian dari para siswa. Mereka mengaku bangga melihat alumni sekolahnya mampu mencapai posisi sebagai kepala daerah dan menjadikannya sebagai inspirasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Kami sangat bangga karena ternyata alumni SMA Negeri 1 Jatilawang bisa menjadi Wali Kota di Jakarta. Kisah beliau sangat menginspirasi kami untuk terus berjuang, bekerja keras, dan pantang menyerah agar bisa meraih cita-cita,” katanya.
Kepala SMA Negeri 1 Jatilawang, Mochammad Lutfi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Munjirin dan Komunitas Steer55. Menurutnya, kegiatan Alumni Mengajar menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan motivasi langsung dari sosok alumni yang telah berhasil dalam kariernya.
“Pak Munjirin hadir dalam kegiatan Alumni Mengajar untuk memberikan motivasi kepada anak didik kami. Beliau berbagi pengalaman hidup agar bisa menginspirasi siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan meraih kesuksesan,” ujar Lutfi.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai jembatan antara alumni dan generasi penerus. Kehadiran alumni yang sukses diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar siswa serta menjadi bukti bahwa kesuksesan dapat diraih melalui tekad, disiplin, dan kemauan untuk terus berkembang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara alumni dan almamater, serta menunjukkan bahwa keberhasilan seseorang akan semakin bermakna ketika mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (*)









