SMP Muhammadiyah 1 Langsa Bangkit Pascabanjir, Revitalisasi Kemendikdasmen Dorong Semangat Prestasi

Penulis: Surya Darma | Editor: Budi Supriyantoro
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Langsa, Roni S., mengatakan kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti pada Maret 2026 menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah pascabencana banjir. [foto/surya]

LANGSA, KYAIMENTERI.ID – SMP Muhammadiyah 1 Langsa, Aceh, terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kategori Kebencanaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk memperbaiki ruang kelas, mengganti meja dan kursi, serta melengkapi berbagai sarana penunjang pembelajaran sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.

Sebagai salah satu sekolah swasta favorit di Kota Langsa, SMP Muhammadiyah 1 Langsa menjadikan program revitalisasi ini sebagai momentum untuk mempercepat pemulihan pascabanjir bandang yang melanda Aceh pada November 2025 sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Langsa, Roni S., mengatakan kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., atau yang akrab disapa Kyai Menteri, pada Maret 2026 menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah setelah bencana banjir.

Menurutnya, kehadiran Kyai Menteri Mu’ti di kompleks SMP Muhammadiyah 1 Langsa menarik perhatian masyarakat Kota Langsa dan meningkatkan kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Ditambah lagi, perhatian Kemendikdasmen melalui program revitalisasi membuat proses pembelajaran kembali berjalan dengan nyaman sehingga para siswa semakin termotivasi untuk meraih prestasi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Dewi Muliati, menjelaskan bahwa pihak sekolah segera mendata seluruh fasilitas yang terdampak banjir dan melaporkannya kepada Dinas Pendidikan setempat. Langkah tersebut mendapat respons cepat sehingga proses revitalisasi dapat segera direalisasikan.

Ia menilai program tersebut menjadi kesempatan berharga bagi sekolah untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing dalam berbagai ajang prestasi, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.

Torehkan Berbagai Prestasi

Di tengah proses pemulihan pascabencana, SMP Muhammadiyah 1 Langsa tetap menunjukkan prestasi yang membanggakan.

Pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang kreativitas musik tradisional, tim sekolah berhasil meraih juara pertama tingkat Aceh dan berhak mewakili provinsi tersebut ke tingkat nasional. Tim terdiri atas Azril Ikhsan, Rifqi Al Hafidh, Eshan Nabil Al Tamis, Gilang Al Hafidz Surya, dan Kevin Syahreza Ramadhan.

Prestasi lainnya diraih dalam Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Minggu (10/5/2026). SMP Muhammadiyah 1 Langsa sukses membawa pulang lima penghargaan, yaitu Juara Umum Tim Terfavorit, Juara Bina 1, Juara Umum Terfavorit 1, Juara 3 Tim Terbaik, serta Juara 3 Variasi Formasi.
Tidak berhenti di situ, pada 23 Juli 2026 para siswa SMP Muhammadiyah 1 Langsa juga dijadwalkan mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk bidang Matematika, IPA, dan IPS yang akan berlangsung di Banda Aceh.

Apresiasi kepada Pemerintah

Roni S. menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. atas terlaksananya program revitalisasi yang dinilai sangat membantu pemulihan sekolah pascabencana.

“Berkat program revitalisasi ini, kegiatan belajar mengajar kini dapat berjalan normal kembali. Siswa semakin nyaman belajar dan bersemangat mengejar prestasi,” ujarnya.

Ia juga berharap Kyai Menteri Mu’ti dapat kembali berkunjung ke SMP Muhammadiyah 1 Langsa untuk melihat secara langsung perkembangan sekolah setelah revitalisasi serta berbagai capaian prestasi yang berhasil diraih para siswa. (*)

Bagikan Tulisan Ini